Sindir Pemerintah Soal Pencabutan HET Minyak Goreng, Monica: Rakyat Semakin ‘Menjerit’ Para Petinggi Negara Sibuk dengan Citra Diri

Sindir Pemerintah Soal Pencabutan HET Minyak Goreng, Monica: Rakyat Semakin ‘Menjerit’ Para Petinggi Negara Sibuk dengan Citra Diri

LA
R
Lilis Adilah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Harga Eceran Tertinggi (HET) dicabut hingga membuat harga minyak goreng kemasan kembali naik menjadi 24 ribu per liter. Menanggapi pencabutan HET, pegiat media sosial, Monica menyindir pemerintah dengan menyebut rakyat semakin menjerit, para petinggi negara sibuk memperbaiki citra diri.

Sindiran Monica dilontarkan melalui sebuah cuitan di media sosial Twitter yang diposting melalui akun pribadinya di @NenkMonica, sebagaimana dilihat pada, Rabu 16 Maret 2022.

“Rakyat semakin “menjerit” sementara Para Petinggi Negara sibuk dg Citra Diri. Berbagai event diada2kan, berharap menutupi kebobrokan ini”, cuit Monica.

Sindir Pemerintah Soal Pencabutan HET Minyak Goreng, Monica: Rakyat Semakin ‘Menjerit’ Para Petinggi Negara Sibuk dengan Citra Diri
Screenshot cuitan Monica (Twitter).

Sebelumnya pencabutan HET ini diumumkan oleh Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto dan mengatakan jika harga minyak goreng kemasan akan mengikuti harga perekonomian. Artinya, harga yang diberlakukan akan mengikuti harga pasar dan tidak lagi berpatokan pada Harga Eceran Tertinggi (HET).

Keputusan ini disampaikan usai menghadari rapat bersama Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas di Istana bersama para Menteri terkait.

Baca Juga

“Terkait harga kemasan lain akan menyesuaikan nilai perekonomian sehingga diharapkan minyak sawit akan tersedia di pasar modern dan tradisional:, kata Airlangga, dikutip dari laman CNN Indonesia.

Dia menjelaskan alasan pengambilan keputusan ini, yakni dengan melihat perkembangan secara global, dalam hal ini ketidakpastian global menyebabkan harga pasokan energi dan pangan naik dan langka, termasuk ketersedian CPO untuk minyak goreng.

Seperti diketahui, belakangan banyak masyarakat yang mengeluhkan minyak goreng yang sangat sulit didapatkan di pasaran. Pada waktu yang bersamaan, distributor minyak goreng di daerah kedapatan terciduk menimbun pasokan minyak goreng.

Selain itu, pencabutan HET tidak hanya berlaku untuk minyak goreng kemasan saja, namun minyak goreng curah juga tidak lagi berpatokan pada HET dan harga minyak goreng naik, yang sebelumnya 11.500 per liter, kini naik menjadi 14 ribu per liternya.

Dengan pencabitan HET ini, maka masyarakat akan semakin sulit mendapat minyak karena harga yang lumayan mahal yang tidak bisa dijangkau semua kalangan.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.