Soal Mafia Minyak Goreng, Pengamat Politik: Percuma Rapat dengan Mendag, Tanpa Upaya Serius!

Soal Mafia Minyak Goreng, Pengamat Politik: Percuma Rapat dengan Mendag, Tanpa Upaya Serius!

SW
R
St. Wahidayani
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, JakartaMenteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi belum lama ini tak segang-segang menyebut soal adanya dugaan mafia minyak goreng. lantaran, akibat ulah mafia, stok minyak goreng di pasaran mengalami kelangkaan.

Mendag Lutfi mengatakan, pihaknya sudah menyerahkan seluruh data dugaan mafia penimbun minyak goreng kepada kepolisian. Saat ini, sudah ada calon tersangka yang akan ditetapkan dalam beberapa waktu ke depan.

“Saya serahkan itu kepada polisi, biar merekalah yang memutuskan bagaimana proses hukumnya. Jadi Pak ketua saya baru dikasih tahu dirjen perdagangan luar negeri hari Senin sudah ada calon tersangkanya,” katanya.

Melihat hal tersebut, Pengamat Politik Adi Prayitno mengatakan DPR seharusnya membentuk panitia khusus (Pansus) untuk menyelidiki soal kelangkaan minyak goreng.

Sebab, dia menilai ulah mafia yang menyebabkan kelangkaan dan tingginya harga minyak goreng sudah sangat vulgar.  Dikutip dari Jpnn. Sabtu, 19 Maret 2022.

Baca Juga

“Saat HET (harga eceran tertinggi) dicabut, minyak goreng malah membanjiri pasar dengan harga melangit,” kata Adi.

Hal tersebut menurut dia menunjukkan adanya permainan mafia minyak goreng. Diketahui, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi telah meminta maaf atas persoalan ini.

Adi menilai Mendag M Lutfi seharusnya lebih serius dalam mengungkap persoalan kelangkaan minyak goreng ini.

Dosen di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta itu juga mendorong DPR RI melakukan aksi konkret dalam mengusut persoalan tersebut.

“Percuma rapat dengan Mendag, DPR hanya bisa marah-marah dan selesai di situ saja tanpa upaya serius membentuk pansus membongkar mafia minyak goreng,” tutur Adi.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.