Singgung Beragama Tanpa Akal, Ade Armando: Kita Semua yang Harus Tanggung Akibat Kebodohan Mereka

Terkini.id, Jakarta – Pakar komunikasi, Ade Armando menyinggung soal orang-orang yang beragama tanpa didasari akal. Menurutnya, hal ini merupakan suatu bentuk kebodohan.

Akibat dari kebodohan orang-orang itu pun, kata Ade, akhirnya harus ditanggung oleh semua orang.

“Beragama tanpa berakal ya begini jadinya,” katanya melalui akun Twittee Adearmando1 pada Kamis, 22 Juli 2021.

Baca Juga: Ade Armando Cium Ancaman Besar Usai Bebasnya Habib Bahar bin...

“Kita semua yang harus menanggung akibat kebodohan mereka,” tambah dosen Universitas Indonesia itu.

Bersama pernyataannya, Ade Armando membagikan sebuah video yang menunjukkan beberapa orang yang berdiri di depan masjid.

Baca Juga: Habib Bahar Bebas, Ade Armando: Dia Ancaman NKRI Layaknya HRS

Para laki-laki dalam video tersebut memakai pakaian yang biasanya dipakai untuk salat, yakni baju serba putih, sorban, peci, dan sarung.

Salah satu dari mereka berbicara dengan menggebu-gebu soal larangan salat di masjid.

“Saya gak mau salat kepada Allah, pertemuan saya di masjid ini dengan Allah dilarang oleh aturan-aturan yang tidak jelas,” ujarnya dengan nada tinggi

Baca Juga: Habib Bahar Bebas, Ade Armando: Dia Ancaman NKRI Layaknya HRS

Laki-laki itu melanjutkan bahwa tidak ada aturan undang-undang yang menyebut bahwa orang yang salat akan ditahan.

Apalagi, katanya, jika itu terkait salat atau bahkan salat Iduladha yang hanya setahun sekali seperti ini.

Laki-laki itu lalu mengajak masyarakat untuk tidak takut melawan peraturan yang menurutnya tak baik itu.

“Kalau masyarakat tidak berontak atas hak kemerdekaan yang sudah dirampas ini, kapan lagi?” serunya.

Katanya, hak ekonomi dan hak bergerak telah dirampas oleh orang-orang yang digaji oleh masyarakat.

“Mereka yang sudah pegawai negeri, polisi, tentara, satpol PP, camat, dan pemerintah semuanya, sudah dibayar oleh kita,” tegasnya.

Bagikan