Singgung NU, Ulama Aswaja Garis Lurus: Jangan Sekolahkan Anak di Lembaga Pendidikan Agama Atau Pesantren Islam Nusantara!

Singgung NU, Ulama Aswaja Garis Lurus: Jangan Sekolahkan Anak di Lembaga Pendidikan Agama Atau Pesantren Islam Nusantara!

R
Mahipal
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Beredar video ulama Aswaja Garis Lurus memberikan pernyataan sikap dan singgung Nahdlatul Ulama atau NU, bahkan mereka menghimbau untuk tidak sekolahkan anak-anak di lembaga pendidikan atau pesantren yang menganut paham islam nusantara.

Tidak diinformasikan siapa pembicara dalam video tersebut, namun mereka dikabarkan mengatas namakan ulama Aswaja garis Lurus. Terlihat seseorang di barisan depan menyampaikan pernyataan, kemudian di barisan belakang terlihat beberapa orang dengan busana muslim.

Ada beberapa pernyataan yang disampaikan ulama tersebut, salah satunya ialah menghimbau masyarakat untuk tidak sekolahkan anak-anak di lembaga pendidikan agama atau pesantren dengan paham islam nusantara.

Selain itu, ia juga menyinggung Nahdlatul Ulama, ia menghimbau NU untuk tetap memegang erat paham ahlu sunnah wal jama’ah. Video tersebut diunggah oleh channel youtube NU Garis Lurus, pada Rabu, 16 Maret 2022, dengan judul ‘Seruan Terbaru Ulama Aswaja Garis Lurus Tentang Keagamaan & Kenegaraan’.

“Pernyataan dan sikap komisi keagamaan dan keorganisasian,” ujar ulama itu menjelaskan.

Baca Juga

“Pertama, menolak wacana pengambil alihan hak sertifikat halal oleh Kemenag dari MUI, karena tidak kompeten,” ujar sang ulama melanjutkan.

Selain menolak pengambil alihan sertifikat halal oleh Kemenag dari MUI, ia juga menyatakan penolakan atas surat edaran Menteri Agama tentang aturan penggunaan pengeras suara adzan.

“Kedua, menolak dengan keras SE Menteri Agama tentang pengaturan adzan melalui pengeras suara dan semua aktifitas yang bersifat ubudiyah (ibadah),” ujar sang ulama melanjutkan.

“Ketiga, menghimbau kaum muslimin untuk tidak memasukkan putera putrinya ke lembaga pendidikan agama atau pondok pesantren yang berpaham atau berafiliasi kepada syi’ah, wahabi dan liberal atau moderasi agama dan islam nusantara!,” ujar sang ulama melanjutkan.

Ulama itu juga menghimbau tokoh Nu struktural di Lampung, untuk tetap menjaga akidah ahlu sunnah wal jama’ah.

“Menghimbau kepada tokoh-tokoh NU struktural hasil mukhtamar NU Lampung, agar konsisten menjaga akidah aswaja yang tidak bercampur syi’ah, wahabi, liberal, moderasi beragama atau islam nusantara dan menjaga visi dan misi pendiri Nahdlatul Ulama,” ujar sang ulama melanjutkan.
 

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.