Makassar Terkini
Masuk

Singgung Wadas, Nicho Silalahi: Saksi Kebrutalan Oligarki Rampok Rakyat Kecil

Terkini.id, Jakarta – Aktivis Politik, Nicho Silalahi ikut mengomentari soal pengerahan ratusan aparat kepolisian ke Desa Wadas Purworejo untuk mengawal proses pembangunan proyek startegis nasional.

Nicho Silalahi pun lewat cuitannya di Twitter, Rabu 9 Februari 2022, menyinggung soal perilaku seorang gubernur terhadap rakyatnya terkait polemik Desa Wadas tersebut.

Menurut Nicho, dari Wadas masyarakat belajar bagaimana perilaku seorang gubernur terhadap rakyatnya sendiri.

“Dari Wadas kita belajar bagaimana perilaku seorang gubernur terhadap rakyatnya,” cuit Nicho Silalahi.

Selain itu, ia juga menyebut bahwa kejadian di Wadas menjadi saksi kebrutalan oligarki merampok ruang hidup rakyat kecil.

“Wadas menjadi saksi kebrutalan oligarki merampok ruang hidup rakyat kecil,” tutur Nicho.

Lantaran hal itu, ia pun mempertanyakan ke publik masihkah akan diam saat aparat dijadikan alat penggebuk rakyat dengan dalil pembangunan.

‘Masihkah kita diam ketika aparat dijadikan alat penggebuk rakyat dengan dalil pembangunan,” ujar Nicho Silalahi.

Sontak, kicauan Nicho Silalahi itu menuai banyak komentar warganet. Salah seorang netizen menyarankan agar pemerintah sebaiknya membatalkan pembangunan proyek strategis nasional di Desa Wadas itu.

“Padahal penyelesaian kasus Wadas cukup sederhana, batalkan pembangunan bendungan bener. mk semua akan kembali damai disana. berita di Wadas ini sampai ke telinga jokowi gk sih? kok dia gk peduli gini,” kata netizen Mas_taqien.

Senada dengan Nicho Silalahi, netizen T_setyagam pun menilai kejadian di Desa Wadas merupakan saksi bahwa rezim pemerintahan saat ini tidak membela rakyat kecil.

“Dari Wadas pula kita menjadi saksi, bahwa rezim merah ini, faktanya tidak membela ‘wong cilik’. Humanisme yang di tabrak dengan dalih pembangunan. Oligarki memicu aparat bertindak di luar batas. Lagi-lagi pertunjukan kekuasaan melindas hak rakyat. Kemana Pancasila?,” ujarnya.