Terkini.id, Jakarta – Aktivis, Nicho Silalahi membalas sindiran politisi PDIP, Budiman Sudjatmiko yang menyebutkan “aktivis yang tak banyak membaca buku”.
Nicho Silalahi mengatakan bahwa demi mempertahankan jabatan komisarid di PTPN, Budiman Sudjatmiko mempraktikkan teori menjilat.
Ia juga menyindir bahwa Budiman Sudjatmiko adalah contoh orang yang kebanyakan membaca buku teori kiri.
“Contoh Kebanyakan baca buku teori kiri terus kepalanya kepentok tembok,” kata Nicho Silalalhi melalui akun Twitter pribadinya pada Sabtu, 25 Desember 2021.
“Sehingga saat jadi DPR cuma duduk manis tanpa memperjuangkan cita-cita Reformasi ‘Cabut Dwi Fungsi ABRI’,” sambungnya.
- Budiman Sebut Prabowo Miliki Pengalaman Tingkat Dunia yang Tak Dimiliki Dua Capres Lain
- Budiman Sudjatmiko Dipecat PDIP, Fahri Hamzah: Welcome To The Club!
- PDIP Pecat Budiman Sudjatmiko, Leonita Lestari: Mereka Lupa Siapa Budiman!
- Demi Dukung Prabowo Jadi Capres 2024, Budiman Sudjatmiko Sebut Rela Dipecat PDIP
- Akui Dukung Prabowo Subianto, Budiman Sudjatmiko Kirim 'Pesan Khusus' Untuk PDIP
“Sejak ga kepilih lagi di DPR demi mempertahankan jabatan Komisaris di PTPN maka teori menjilat dipraktekkan,” katanya lagi.
Adapun sebelumnya, Budiman Sudjatmiko menyindir Nicho Silalahi yang menyinggung pengangkatan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Dudung Abdurachman menjadi Komisari Utama Pindad.
Budiman menyindir, aktivis yang tidak suka membaca tidak tahu bahwa KSAD memang otomatis menjadi Komust Pindad.
“Aktivis yang suka baca bisa jadi presiden (contoh: Gabriel Polic jadi Presiden Chile),” kata Budiman Sudjatmiko.
“Aktivis yang gak suka baca gak tak tahu kalau KASAD otomatis jadi Komut BUMN PT PINDAD (sehingga seperti ini twitnya). Apapun kegiatanmu, rajin2 BACA ya, tuips,” sambungnya.
Dalam tangkapan layar yang dibagikan Budiman Sudjatmiko, Nicho Silalahi menyindir Jenderal Dudung soal rangkap jabatan.
“Mantaf pak, nikmat apa lagi yang belum anda dapatkan sebagai pejabat di negeri ini? Jangan lupa cek Rekening tiap bulan ya pak?” kata Nicho Silalahi.
“Meskipun presiden pernah mengatakan ‘Tidak Boleh Rangkap Jabatan, Kerja Di satu Tempat Belum Tentu Beres’ tapi faktanya omong kosong doang. Ya ga sih?” tambahnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
