Aktifnya AKBP Brotoseno, Mahfud Md: Polri Akan Melakukan Revisi Aturan

Terkini.id, Jakarta – Terkait kasus masih aktifnya AKBP Brotoseno sebagai staf tanpa jabatan di Polri, kata Mahfud Md: Polri akan melakukan revisi aturan, Sabtu 11 Juni 2022.

Dikabarkan bahwa mahasiswi asal Indonesia yang lagi menjalani pendidikan di Belanda, menanyakan tanggapan Menko Polhukam, Mahfud Md mengenai persoalan masih aktifnya AKBP Brotoseno sebagai staf tanpa jabatan di Polri, dilansir dari detiknews, Sabtu 11 Juni 2022.

Mahfud menyatakan bahwa persoalan itu telah ditangani oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, membuat peraturan Polri dengan merevisi Peraturan Kapolri (Perkap).

Baca Juga: Ferdy Sambo Dianggap Telah Melakukan Pembunuhan Berencana Dengan Ancaman Hukuman...

Dalam dialog antara Menko Polhukam dengan masyarakat Indonesia di Den Haag, Belanda, Jumat 10 Juni 2022, Mahfud mengomentari atas aktifnya AKBP Brotoseno pada dialog yang berlangsung setelah shalat Jumat di Masjid Al Hikmah dan juga dihadiri oleh Dubes RI untuk Kerajaan Belanda, Mayerfas.

“Polri merespon dan berkoordinasi dengan saya sebagai Ketua Kompolnas, yang pada akhirnya hasilkan keputusan Kapolri yang bagus. Pertama, akan merevisi kembali putusan tentang pengangkatan Brotoseno. Kedua, mengubah peraturan Polri dan membuat peraturan Kapolri,” ungkapnya Mahfud seperti yang dilansir dari detiknews, Sabtu 11 Juni 2022.

Baca Juga: Update Kasus Pembunuhan Brigadir J, Kapolri: Timsus Tetapkan FS Sebagai...

Mahfud memuji langkah responsif yang dilakukan oleh Sigit dalam menyelesaikan persoalan itu. Menurut dia yang dilakukannya Polri tersebut sudah bagus.

“Saya katakan itu bagus, itu responsif. Saya sebagai Menko Polhukam dan Ketua Kompolnas sangat mengapresiasi,” katanya.

Mahfud menerangkan bahwa Polri sudah melakukan rapat bersama dirinya dan juga selaku Ketua Kompolnas 3 Juni 2022 pada Kantor Kemenko Polhukam. Waktu itu kata Mahfud, Polri setuju untuk merevisi aturan.

Baca Juga: Update Kasus Pembunuhan Brigadir J, Kapolri: Timsus Tetapkan FS Sebagai...

“Ketika itu, disepakati bahwa Polri akan melakukan revisi aturan,” terangnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga pernah merespons kritik dari publik mengenai masih aktifnya AKBP Brotoseno sebagai staf tanpa jabatan di Polri.

Kata Sigit bahwa tentunya aspirasi dari masyarakat mengenai komitmen Polri dalam memberantas korupsi harus menjadi perhatian.

“Jadi selama beberapa hari ini tentunya kami sudah terus mengikuti dan mencermati beberapa pendapat, kemudian aspirasi dari masyarakat terkait dengan komitmen Polri terkait dengan pemberantasan korupsi. Tentunya hal tersebut harus menjadi perhatian kami,” jelasnya Jenderal Listyo Sigit usai Rapat Kerja dengan Komisi III DPR, Senayan, Jakarta, Rabu 8 Juni 2022.

Kapolri menambahkan bahwa pihaknya telah mengadakan sejumlah pertemuan bersama Kompolnas dan juga Polhukam Mahfud Md dalam membahas persoalan AKBP Brotoseno, serta Polri juga telah menampung saran dari beberapa ahli pidana.

Akibat adanya Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 12 tahun 2011 Tentang ‘Kode Etik Profesi Kepolisian Negara Republik Indonesia’ dan Perkap Nomor 19 Tahun 2012 Tentang ‘Susunan Organisasi dan Tata Kerja Komisi Kode Etik Kepolisian Negara Republik Indonesia,’ maka tindakan yang bisa diambil oleh Polri masih terbatas.

Bagikan