Terkini.id, Jakarta – Ferdinand Hutahaean turut menanggapi klaim Gatot Nurmantyo bahwa ia mendapat ajakan untuk menggulingkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Ferdinand menanggapi santai bahwa anggap saja pernyataan Gatot adalah lawakan.
“Hahahahaha yuk tertawa. Anggap saja sedang melawak jadi upahnya adalah tertawa,” tulis Ferdinand di akun twitter-nya @FerdinandHaean3, pada Senin, 8 Maret 2021.
Ferdinand membagikan cuitan tersebut bersama cuitan @kompascom yang menyematkan tautan artikel berjudul ‘Cerita Gatot Nurmantyo Diajak Gulingkan AHY dari Ketua Umum Demokrat.’
Pada kolom cuitan kompas tertulis kata-kata spesifik Gatot bahwa ia menolak menggulingkan AHY karena ia merasa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berjasa padanya.
“Maksud saya begini, apakah iya saya dibesarkan oleh dua Presiden. Satu Pak Susilo Bambang Yudhoyono, satu lagi Pak Joko Widodo, kan gitu. Terus saya membalasnya dengan mencongkel (kudeta) anaknya,” ujar Gatot, dilansir dari Kompas.com.
- Gatot Nurmantyo Nilai Pemerintah Gagal Wujudkan Keadilan Bagi Masyarakat
- Mantan Panglima TNI Sebut Ferdy Sambo Dapat Kembali Jadi Anggota Polri
- Gatot Nurmantyo Buka Suara Soal Kasus Brigadir J: Ada Pertempuran di Internal Polisi
- Ferdy Sambo Bisa Batal Dipecat? Gatot Nurmantyo: Keputusan Kapolri Bisa Diralat
- Ferdy Sambo Bisa Kembali Jadi Polisi, Gatot Nurmantyo: Kurang Ajar!
Sebelumnya, Ferdinand juga mencuit bahwa kata-kata Gatot yang merasa menerima banyak jasa tidak perlu didengarkan.
“Gatot Nurmantyo merasa menerima banyak jasa? Ahhh ngga usah dengerin!” tulisnya pada Minggu, 7 Maret 2021.
Pernyataan Gatot sendiri terkait ajakan menggulingkan AHY disampaikan dalam sesi wawancara di kanal Youtube Bang Arief pada Jumat (5/3/2021), tepatnya sebelum pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang.
“Datang, ‘Wuh menarik juga’ saya bilang. Gimana prosesnya? Begini pak, nanti kita bikin KLB. KLB terus gimana? Ya nanti visi yang dilakukan adalah kita mengganti AHY dulu. Mosi tidak percaya, akhirnya AHY turun. Setelah AHY turun, baru pemilihan, ‘Bapak nanti pasti deh begini, begini begini’. Oh begitu ya, saya bilang begitu,” ungkap Gatot, dikutip dari video yang diunggah di Instagram @nurmantyo_gatot yang diunggah pada Minggu, 7 Maret 2021.
Dalam pernyataannya, Gatot mengenang bahwa perjalanan kariernya tidak lepas dari jasa SBY yang saat itu menjabat sebagai Presiden.
“Saya bilang menurunkan AHY, saya bilang gini lho, ‘Saya ini bisa naik bintang satu, bintang dua, taruh lah itu biasalah. Tapi kalau begitu saya naik bintang tiga itu Presiden pasti tahu kan gitu. Kemudian jabatan Pangkostrad, pasti Presiden tahu. Apalagi Presidennya tentara waktu itu Pak SBY ya kan. Tidak sembarangan gitu,” kata Gatot.
“Bahkan saya Pangkostrad dipanggil oleh SBY ke Istana, ‘Kamu akan saya jadikan Kepala Staf Angkatan Darat’. Karena saya terima kasih atas penghargaan ini dan akan saya pertanggungjawabkan. ‘Laksanakan tugas dengan profesional. Cintai prajuritmu dan keluarga dengan segenap hati dan pikiranmu. Itu saja, selamat’. Beliau tidak titip apa-apa, tidak pesan lainnya lagi,” sambungnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
