Terkini.id, Jakarta – Menko Polhukam, Mahfud MD menanggapi soal kabar yang menyebutkan ulama Syekh Ali Jaber dalam kondisi kritis di ruang ICU rumah sakit usai positif terpapar Covid-19.
Lewat cuitannya di Twitter, Selasa 5 Januari 2021, Mahfud MD mengungkapkan bahwa kondisi Syekh Ali Jaber saat ini semakin membaik.
Hal itu, kata Mahfud, ia pastikan usai berkomunikasi dengan pihak keluarga dari ulama keturunan Timur Tengah tersebut.
“Berdasar komunikasi dengan Keluarga Syekh Ali Jaber, alhamdulillah, Syekh semakin membaik,” cuit Mahfud MD.
Ia pun mengungkapkan, keadaan Syekh Ali Jaber saat ini tidak seperti yang terlihat di sejumlah gambar-gambar yang beredar di media sosial.
- PT Vale Tetap di Jalur Pengurangan GRK, Penurunan Emisi Karbon Berlanjut di 2025
- Beasiswa Anak Asuh PT Vale Wujudkan Mimpi Ribuan Anak Terancam Putus Sekolah di Sorowako
- Mercure Wedding Expo 2026 Resmi Dibuka, Paket Pernikahan Mulai Rp25 Juta
- Sambut Umrah Musim Depan, Lion Air Buka 6 Kali Penerbangan Makassar-Saudi Dalam Sepekan
- BookCabin Travel Fair Dimulai dari Makassar, Pengunjung Berburu Promo hingga Fash Sale Tiket Liburan dan Umrah
“Keadaannya tidak terlalu mengkhawatirkan seperti yang dikesankan oleh gambar-gambar yang beredar di medsos,” ungkapnya.
Kendati demikian, Mahfud MD meminta kepada masyarakat untuk mendoakan kesembuhan kepada Syekh Ali Jaber agar pendakwah tersebut bisa kembali melanjutkan aktivitas dakwahnya.
“Mari kita berdoa semoga Syekh Ali Jaber terus membaik, segera sembuh, dan terus melanjutkan dakwah,” tuturnya.
Sebelumnya, beredar sebuah postingan gambar di media sosial yang menyebut ulama kharismatik Syekh Ali Jaber dalam kondisi kritis di rumah sakit usai dinyatakan positif terpapar Covid-19.
Postingan itu disertai foto Syekh Ali Jaber berada di ruang ICU. Dalam narasi unggahan foto itu disebutkan bahwa kondisi Ali Jaber tengah menurun drastis.
Menanggapi kabar tersebut, kerabat sekaligus asisten Syekh Ali Jaber yakni Abu Raras menegaskan bahwa kondisi ulama kharismatik itu dalam keadaan membaik.
Ia pun membantah informasi yang menyebut Syekh Ali Jaber dalam kondisi kritis.
Abu Raras mengungkapkan bahwa foto yang beredar tersebut berasal dari salah seorang perawat di rumah sakit tempat Syekh Ali Jaber dirawat.
Menurutnya, perbuatan perawat itu telah melanggar etika dan privasi pasien maupun keluarga.
“Bismillah, walhamdulillah. Terkait foto Syekh Ali Jaber beredar berantai, foto tersebut dari salah satu perawat yang melanggar etika/privasi pasien dan keluarga,” kata Abu Raras.
Kabar terkait kondisi Ali Jaber yang semakin membaik juga dibenarkan oleh pihak Yayasan Syekh Ali Jaber.
Lewat postingannya di Instagram, pihak Yayasan Syekh Ali Jaber menegaskan bahwa kondisi juri program Hafiz Quran di salah satu stasiun TV nasional itu semakin membaik.
“Kami kabarkan, saat ini beliau masih dalam perawatan intensif di salah satu Rumah Sakit di Jakarta. Kondisinya pun Semakin Membaik,” tulis Yayasan Syekh Ali Jaber.
Sebelum dirawat di rumah sakit, Syekh Ali Jaber sempat menceritakan kronologis saat dirinya terkonfirmasi positif Covid-19.
Lewat tayangan videonya di kanal Youtube Syekh Ali Jaber, ulama keturunan Timur Tengah ini mengaku sering tes swab Covid-19 namun akhirnya tumbang juga dan positif terpapar virus Corona.
Dalam videonya itu, ia mengatakan sudah sering melakukan swab berkali-kali dan hasilnya selalu negatif.
Namun, beberapa hari setelahnya Syekh Ali Jaber mengaku mulai merasakan panas dingin dan juga batuk seperti gejala Covid-19.
“Saya disuruh swab lagi saya tidak merasa sama sekali akan positif, makanya saya Swab saja datang ke rumah kemudian ternyata hasilnya positif,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
