Terkini.id, Jakarta – Pengambilan sikap mengenai tawaran Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit untuk menjadi aparatur sipil negara di Polri belum diambil oleh Pegawai KPK yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK).
Salah satu pegawai KPK , Ronald Paul Sinyal, mengungkapkan jika tawaran itu masih mereka bahas.
“Nanti akan kami sampaikan setelah ada kejelasan sikap kami karena masih banyak pertanyaan dan hal yang harus diklarifikasi terkait rencana kebijakan ini,” kata Ronald lewat keterangan tertulis, Selasa, 28 September 2021.
Meski belum punya keputusan, Ronald mengatakan, tawaran dari Kapolri itu menunjukkan bahwa TWK memang penuh kejanggalan. Oleh karena itu, kata dia, Kapolri mau memberikan tawaran kepada pegawai untuk menjadi ASN di kepolisian. Dikutip Terkini.id dari Tempo, 28 September 2021.
“Kami sebenarnya lulus. Tawaran ini menunjukkan sekaligus mengklarifikasi bahwa ada ketidakberesan dalam tes TWK kemarin. Karena kami pun akan direkrut ASN,” ujar penyidik KPK ini.
- Dukung Program Swasembada Pangan Presiden Prabowo, Kapolri-Panglima TNI Luncurkan Gugus Tugas Polri
- Kapolri Hadiri Pembukaan Kongres XXI PMII di Palembang
- Kapolri Mutasi 157 Pati dan Pamen Polri, Enam Kapolda Berganti
- Kapolri Tekankan Pentingnya Sinergitas Demi Suksesnya Pilkada Serentak 2024
- Raja Gowa Ke 38 dan Dewan Adat Saoraja Bone Berikan Gelar Adat ke Kapolri Listyo Sigit
Kapolri Listyo Sigit, sebelumnya, membenarkan ingin merekrut 56 pegawai KPK yang tidak lolos TWK. “Surat ke bapak presiden (Jokowi) telah dikirim dan memohon terhadap 56 orang yang melaksanakan tes TWK untuk bisa kami tarik, kami rekrut menjadi ASN Polri,” ujar dia melalui konferensi pers daring pada Selasa, 28 September 2021.
Sigit mengutarakan jika permintaan 56 pegawai KPK tak lolos TWK itu guna memenuhi kebutuhan kepolisian, khususnya di Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri. Presiden Jokowi, kata Sigit, pun setuju.
“Kami mendapat surat jawaban melalui Menteri Sekretaris Negara (Pratikno) yang pada prinsipnya beliau setuju 56 pegawai bisa menjadi ASN Polri,” kata Kapolri Listyo Sigit.
Kata Sigit, polri, bakal segera berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. “Proses sedang berlangsung, mekanisme seperti apa sekarang sedang didiskusikan,” ucap Sigit ihwal pegawai KPK yang tak lolos TWK akan ditarik ke Polri.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
