Terkini.id,Makassar – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Daerah (BKPSDMD) Kota Makassar Andi Siswanta Attas menyebut, nantinya, penerimaan ASN di Makassar tetap memprioritaskan penerimaan tenaga pendidikan dan kesehatan.
“Di Makassar kita masih kekurangan guru dan tenaga penduduk, itu pasti,” kata dia saat ditemui di Balai Kota Makassar, Rabu, 12 Juni 2019.
Siswanta mengatakan berdasarkan rilis terakhir dari Dinas Pendidikan, Kota Makassar masih kekurangan banyak guru berstatus PNS.
“Kita kekurangan guru seribu lebih, itu untuk SD dan SMP,” kata dia.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Abd. Rahman Bando menyampaikan, kekurangan guru berstatus PNS sebanyak 1.888 orang untuk jenjang SD dan SMP se-Kota Makassar.
- Wali Kota Makassar Serahkan SK kepada 167 PNS Baru, Ingatkan Pentingnya Pengabdian
- Sulsel Jadi Provinsi Pertama Bentuk Komcad ASN, Wamenhan: Langkah Gubernur Andi Sudirman Patut Diapresiasi
- Gubernur Sulsel Dorong Kabupaten/Kota Terapkan Sistem Manajemen Talenta Full bagi ASN
- Bupati Sidrap Ingatkan ASN Bekerja Ikhlas, Jadikan Pelayanan sebagai Ibadah
- Peserta Akui Ramadhan Leadership Camp Jadi Momentum Menguatkan Hafalan Alquran
Adapun rinciannya, yakni khusus SD kekurangan sebanyak 1.459 guru, sedangkan SMP sebesar 429 orang.
Selama ini Dinas Pendidikan merekrut tenaga kontrak dan honorer untuk menutupi kekurangan tenaga pengajar. Dimana tenaga kontrak di-SK-kan oleh Wali Kota Makassar, sedangkan tenaga honorer diangkat oleh kepala sekolah.
Lebih lanjut, Siswanta menyebut terkait pegawai kesehatan, dirinya mengaku belum memegang datanya. ia mengatakan belum menerima laporan terkait kebutuhan pegawai kesehatan.
“Cuman, Ibu kesehatan pernah bilang kalau dokter gigi dia sudah kelebihan, kalau mau pindah atau keluar masuk dokter gigi dipertimbangkan karena sudah kelebihan,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
