Soal Pernyataan Letjen Dudung, Anwar MUI Menyebutnya Salah dan Sesat: Menyimpulkan Sesuatu yang Tak Sama!

Terkini.id, Jakarta – Wakil Ketua Umum MUI alias Majelis Ulama Indonesia, yakni Anwar Abbas, turut menanggapi pernyataan Letjen Dudung yang belakangan ini viral di media sosial.

Ia menyatakan bahwa merupakan sebuah kesesatan apabila seorang Muslim menyatakan semua agama itu benar di mata Tuhan.

Pria yang akrab disapa Buya Anwar menyampaikan hal itu setelah ramai pernyataan Panglima Komando Strategi Angkatan Darat (Pangkostrad) Letnan Jenderal (Letjen) TNI Dudung Abdurachman yang menyebut bahwa semua agama benar di mata Tuhan.

Baca Juga: Kemenag Disebut Hadiah untuk NU, Anwar Abbas: Kementerian Agama Lebih...

Anwar melihat maksud Dudung sebenarnya baik, yaitu ingin menunjukkan sesama para pemeluk agama yang berbeda bisa hidup berdampingan dengan rukun dan damai dalam negara ini.

Namun, menurut Anwar, untuk mewujudkan cita-cita itu Letjen Dudung, sebenarnya tidak harus menyatakan bahwa semua agama itu adalah sama di mata Tuhan.

Baca Juga: Geram Difitnah Beberkan Letjen Dudung WNA Cina, Ngabalin: Dasar Manusia-Manusia...

Oleh karena itu, meski dirinya yakin niatnya baik, Anwar Abbas tetap berpendapat bahwa Letjen Dudung memang salah.

Mengapa? Karena Letjen Dudung dinilai oleh Anwar telah menyimpulkan sesuatu yang pada dasarnya memang tak sama.

“Karena pernyataan tersebut jelas mengundang kontroversi dan pertanyaan yang mendasar, misalnya Tuhan agama mana yang menganggap semua agama itu sama di mata-Nya?” tuturnya, dikutip terkini.id dari JPNN pada Sabtu, 18 September 2021.

Baca Juga: Geram Difitnah Beberkan Letjen Dudung WNA Cina, Ngabalin: Dasar Manusia-Manusia...

“Jadi, salam hal ini Jenderal Dudung jelas telah salah dalam membuat kesimpulan karena beliau telah menyimpulkan sesuatu yang memang tidak sama.”

Anwar juga mengingatkan Letjen Dudung bahwa setiap agama memiliki Tuhan, kitab, tempat suci, dan cara-cara ibadah masing-masing, di mana implementasinya juga berbeda antara satu dengan lainnya.

“Jadi, untuk terciptanya kerukunan hidup yang baik di antara para pengikut agama-agama yang ada, yang harus kita lakukan bukanlah menyatakan bahwa semua agama itu adalah sama di mata Tuhan, tetapi bagaimana kita bisa mendorong dan menganjurkan kepada para pengikut dari agama yang berbeda-beda tersebut untuk bisa hidup rukun, aman, dan damai,” jelas Anwar panjang lebar.

Oleh karena itu, ia menilai diperlukan adanya toleransi, di mana masing-masing pihak bisa saling mengerti, saling memahami, dan saling menghargai agama serta keyakinan orang lain.

Sebab, masing-masing pengikut agama itu adalah sah jika mereka menyatakan bahwa keyakinanannya yang paling benar.

“Begitu pula dengan umat Islam, mereka juga berhak dan sah untuk menyatakan bahwa agamanyalah yang paling benar,” ungkapnya.

“Oleh karena itu, kalau ada orang Islam yang berpandangan semua agama itu adalah sama, maka pandangan dan paham tersebut jelas sesat serta bermasalah,” pungkas Anwar Abbas.

Bagikan