Soal Pilpres 2024, Pengamat Politik Sebut Anies-Khofifah Bisa Akhiri Keterbelahan Rakyat: Akan Saling Mengisi

Terkini.id, Jakarta – Terkait Pemilihan Presiden alias Pilpres pada 2024 mendatang, pengamat politik Tony Rasyid menganalisis pasangan ‘menjanjikan’ menurut standarnya.

Siapakah gerangan? Mereka adalah Anies Baswedan dan Khofifah Indar Parawansa yang ia yakini bisa mengakhiri keterbelahan rakyat selama ini.

Katanya, adanya polarisasi atau terbelahnya masyarakat, yaitu akibat pertarungan sengit Pilpres 2014 dan 2019 silam.

Baca Juga: Anies-Khofifah Disebut Berhasil Pimpin Daerah, Diusung Pilpres 2024 oleh PPP...

Tony Rosyid lantas dengan mantap memprediksi duet Anies-Khofifah akan dapat mengurai kebuntuan dalam komunikasi politik selama ini.

“Pasangan ini bisa diharapkan untuk mengakhiri keterbelahan rakyat yang selama ini mengganggu stabilitas,” terang Tony Rosyid, dikutip terkini.id dari SINDOnews pada Sabtu, 15 Januari 2022.

Tony menilai bahwa Anies- Khofifah akan bisa untuk saling mengisi kekurangan masing-masing.

“Anies kuat di wilayah perkotaan, Khofifah kuat di daerah. Anies kuat di kelas menengah atas, Khofifah kuat di kelas menengah bawah.”

Selain itu, kata Tony, Anies juga kuat di kelompok modern, sedangkan Khofifah kuat di kelompok tradisional.

“Anies kuat dukungannya dari kelompok yang selama ini mengambil sikap oposisi, Khofifah kuat di kelompok yang mendukung pemerintahan sekarang.”

Oleh karena itu, ia pun meyakini kemungkinan lain di mana Khofifah akan menarik di kelompok pemilih perempuan.

Apalagi, menurut Tony, Khofifah sudah cukup lama menjadi ketua umum Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU.

“Anies dan Khofifah secara elektabilitas akan saling mengisi.”

Lebih lanjut, ia menilai dari sudut partai politik, Khofifah akan mendapatkan back up dari pemerintahan sekarang yang masih cukup punya pengaruh terhadap parpol-parpol yang ada.

“PKB jika ikut mendukung Anies-Khofifah, akan sangat menguntungkan bagi kedua belah pihak,” tandasnya.

Bagikan