Terkini,id, Jakarta – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Giring Ganesha buka suara perihal pelaporan Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep.
Putra Presiden Jokowi tersebut dilaporkan atas dugaan pidana korupsi dan atau pencucian uang oleh dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun terkait TPPU relasi bisnis dengan grup bisnis yang diduga terlibat pembakaran hutan.
Giring diketahui menemui Wali Kota Solo, Gibran di rumah dinas.
Dalam pertemuan tersebut, Giring menanggapi soal dilaporkannya Gibran dan sang adik, Kaesang.
Dalam hal ini, Giring menilai tinggal dibuktikan saja benar atau tidaknya tudingan tersebut.
- Ahok Tanggapi PDIP Usung Anies di Pilgub DKI Jakarta
- Rocky Gerung Saran ke Anies Untuk Tak Maju Dalam Pilgub Jakarta
- KPU Resmi Umumkan Pemenang Pilpres 2024, Anies Baswedan: Kita Dukung Langkah Tim Hukum!
- Anies Baswedan Sebut Kabar Dirinya Maju di Pilgub Hanya Pengalihan Isu
- Cek Fakta: Benarkah Relawan Anies Baswedan Temukan Kotak Suara Tak Tersegel di Kota Makassar?
Lebih jauh, mantan vokalis grup band Nidji itu mengungkapkan Gibran sosok yang sederhana dan konsisten dalam bekerja.
Tak hanya itu, Giring mengaku memiliki kedekatan khusus denga Gibran sebagai seorang terman.
Pembelaan Giring terhadap Gibran dan Kaeang lantas ditanggapi pengamat hukum politik, Refly Harun.
Refly menilai apa pun yang terkait dengan pemerintahan Jokowi pasti akan dibela PSI.
“Pokoknya apa-apa yang terkait dengan pemerintahan Jokowi pasti akan dibela oleh PSI dan Giring Ganesha,” ucapnya disaluran Youtube Refly Harun.
“Karena sikap politiknya seperti itu,” tambahnya. Dilansir dari Galamedia. 15 Januari 2022.
Refly lantas membandingkan sikap PSI pada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Menurutnya, PSI dan Giring Ganesha tidak akan membela Anies.
“Apa-apa yang terjadi dengan Anies Baswedan tidak akan dibela, karena sikap politiknya begitu juga,” tuturnya.
Perlu diketahui, Gibran Rakabuming dan Kaeang Pangarep dilaporkan ke KPK oleh Ubedilah Badrun.
Laporan tersebut rupanya turut direspons Gibran yang meminta agar dibuktikan terlebih dahulu.
“Dibuktikan dulu, nek aku salah cekelen (kalau saya salah silakan ditangkap), penak to (gampang kan),” katanya.
Gibran juga menegaskan dirinya bersedia ditangkap jika terbukti bersalah.
“Dibuktikan sik, aku salah po ra (saya salah atau tidak). Salah yo detik ini ditangkep wae ra popo (tidak apa-apa),” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
