Soal Serangan Taliban yang Gencar di Afghanistan, Militer AS: Akan Tingkatkan Serangan Udara

Soal Serangan Taliban yang Gencar di Afghanistan, Militer AS: Akan Tingkatkan Serangan Udara

Effendy Wongso
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Kabul – Soal serangan Taliban yang gencar di Afghanistan, militer AS: akan tingkatkan serangan udara. Terkait serangan Taliban yang gencar di Afghanistan, khususnya usai keputusan militer Amerika Serikat (AS) dan sekutunya NATO angkat kaki, AS akan terus melancarkan gempuran udara guna membantu pasukan Afghanistan melawan Taliban.

Demikian menurut seorang petinggi militer AS, seperti dilansir dari CNNIndonesia, Senin 26 Juli 2021. Pasalnya, dalam beberpa pekan terakhir, Taliban meningkatkan serbuan di wilayah-wilayah pedesaan Afghanistan, menguasai perbatasan serta melumpuhkan tentara pemerintah.

Masifnya serangan Taliban dapat dilihat setelah presiden AS Joe Biden pada April 2021 lalu mengatakan pasukannya akan ditarik paling lambat pada September 2021 mendatang.

“Amerika Serikat telah meningkatkan serangan udara untuk mendukung pasukan Afghanistan dalam beberapa hari terakhir, dan kami bersiap untuk terus meningkatkan serangan ini dalam beberapa pekan ke depan jika Taliban juga meningkatkan kekuatan,” demikian kata Jenderal Militer Kenneth McKenzie dalam konferensi pers di Kota Kabul.

McKenzie yang memimpin Pusat Komando AS, badan yang mengendalikan pasukan AS di wilayah Afghanistan, tidak menyatakan soal sikap AS setelah operasi militer mereka di Afghanistan berakhir 31 Agustus 2021 nanti.

Baca Juga

“Pemerintah Afghanistan menghadapi ujian yang besar dalam beberapa hari ke depan. Taliban tengah berupaya menciptakan nuansa, serangan mereka tidak bisa terhindarkan,” papar McKenzie.

Kendati demikian, menurutnya, kemenangan Taliban bukan suatu hal yang tidak terhindarkan dan masih ada kemungkinan penyelesaian politik.

Dalam beberapa pekan terakhir, pemerintah Afghanistan dan negosiator Taliban telah bertemu di Doha, Qatar, kendati para diplomat mengatakan belum ada kemajuan yang berarti sejak pertemuan perjanjian damai dimulai pada September 2021 lalu.

Saat ini, pasukan Afghanistan tengah merancang ulang strategi perang mereka melawan Taliban dengan berkonsentrasi di wilayah-wilayah kritis seperti Kabul, wilayah perbatasan, dan juga infrastruktur penting.

McKenzie mengatakan, kekerasan akan meningkat usai masyarakat menjalani libur Iduladha pekan lalu, dan Taliban bisa menargetkan wilayah perkotaan yang padat penduduk.

“Jika mereka ingin meraih kekuasaan, mereka harus berhadapan dengan wilayah perkotaan. Namun, bukan kesimpulan yang tepat jika mengatakan mereka bisa mengambil alih wilayah urban tersebut,” tegasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.