Terkini.id, Makassar – Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Makassar Abdi Asmara menyebut memiliki temuan terkait pencemaran udara di Kota Makassar.
“Khususnya di wilayah yang memiliki pabrik, seperti kawasan industri di wilayah Tamalanrea,” kata dia kepada terkini.id, Kamis, 18 Juni 2020.
Ia mengatakan temuan pencemaran udara tersebut berasal dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan
Non Governmnet Organization atau NGO.
Untuk melihat pencemaran udara di sekitar kawasan industri, Abdi mengatakan hal itu tampak saat ada pohon yang layu.
“Seandainya tak ada pandemi, kami sudah turun di beberapa tempat. Itu sudah jadi agenda dengan Badan Lingkungan Hidup Daerah,” ungkapnya.
- Perkuat Kriya Lokal Luwu Timur, PT Vale Hadirkan Anyaman Teduhu di Ajang Dekranas yang Dipusatkan di Makassar
- Suriana Raih Gelar Doktor Ilmu Pendidikan Bahasa dengan IPK Sempurna 4,0
- Munafri Hadiri Haul 400 Tahun Syekh Yusuf Al-Makassary, Dorong Aktualisasi Keteladanan dalam Pembangunan Kota
- Dewan Soroti Utang Rp211 Juta untuk Bendung Lalengrie Bone: Sampai Sekarang Tidak Beroperasi
- Bersinergi, Berkarya, dan Mengabdi: Polbangtan Gowa Turunkan 20 Tim PKM di Sulawesi Selatan
Untuk saat ini, Abdi menyebut pihaknya akan befokus di kawasan industri. Begitu pun, kata dia, pencemaran yang dilakukan oleh kendaraan bermotor.
Ia pun mendorong Pemerintah Kota Makassar untuk memperbaiki kualitas udara.
Abdi meminta Dinas Perhubungan Kota Makassar membuat posko pemeriksaan asap kendaraan.
“Ada alatnya itu, diperiksa bagaiamana kendaraan ketika lewat apakah gas emisinya itu tak menimbulkan pencemaran,” tukasnya.
Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar Mario Said mengatakan pihaknya tak memiliki alat untuk mendeteksi pencemaran udara melalui kendaraan.
“Tidak ada alatnya, di Lingkungan Hidup itu kalau menyangkut pencemaran,” kata Mario.
Ia mengatakan, saat ini, pihaknya belum mendapatkan penyampaian dari pihak DPRD Kota Makassar terkait pencemaran yang disebabkan kendaraan di jalan raya.
“Belum ada penyampaian seperti itu,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
