Makassar Terkini
Masuk

Soal Wayang Haram, Henry Subiakto: Ini yang Salah Wayang Sebagai Media, Pemahaman, atau Pesannya?

Terkini.id, Jakarta – Beberapa hari belakangan, soal pernyataan Ustadz Khalid BasalamahWayang Haram’ yang menuai perbincangan publik, membuat staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika, Profesor Henry Subiakto turut buka suara.

Hal tersebut disampaikan Henry Subiakto melalui akun media sosial twitter miliknya.

Melalui cuitan yang dilontarkan, Henry Subiakto tampak geram ketika mendengar pernyataan Ustadz Khalid ,sebab pendakwah tersebut tak hanya mengharamkan wayang melainkan juga menyerukan untuk dimusnahkan.

Melalui cuitan di akun Twitter miliknya, Henry Subiakto pun menilai bahwa Ustadz Khalid Basalamah keliru dalam memamahi wayang.

Ia mengungkapkan bahwa sebuah fakta sejarah di mana wayang dipakai sebagai sarana dakwah oleh ulama besar nusantara zaman dulu.

Menurutnya, ulama besar nusantara yang menggunakan wayang sebagai media dakwah tersebut adalah Sunan Kalijaga.

Pemakaian wayang sebagai media dakwah oleh Sunan Kalijaga pun sangat berhasil, lantaran salah satu walisongo itu mampu mengislamkan warga nusantara.
 
“Ulama besar Nusantara abad 14, Kanjeng Sunan Kalijaga dkk memakai media Wayang untuk dakwah, hingga mengislamkan penduduk Jawa dan pulau-pulau lain,” kata Henry dari akun Twitter @henrysubiakto.

Dengan adanya fakta sejarah nusantara itu, membuat Henry Subiakto meyakini bahwa wayang merupakan media yang tak asing dengan Islam.

Kendati demikian, Henry Subiakto masih merasa heran lantaran Ustadz Khalid Basalamah malah berani mengharamkan wayang.

Apalagi ketika Ustadz Khalid Basalamah turut menyerukan wayang dimusnahkan, hal itu membuat Henry Subiakto makin heran.

“Tapi sekarang oleh ‘Tokoh Sabrang’, wayang selain diharamkan malah agar dimusnahkan. Ini yang salah wayang sebagai media, pemahaman, atau pesannya?” tanya Henry.

Seperti diketahui, belakangan ini beredar video lawas Ustadz Khalid Basalamah yang tampak membahas hukum wayang dari sudut pandang Islam. Dikutip dari Galamedia. Selasa, 15 Februari 2022.

Dalam video yang beredar tersebut, pada mulanya ada seorang jamaah yang bertanya kepada Ustadz Khalid Basalamah terkait pewayangan.

Tak lama berselang, Ustadz Khalid Basalamah pun menjawab pertanyaan dari salah seorang jamaah tersebut.

“Tanpa mengurangi hormat terhadap tradisi dan budaya, kita harus tahu, bahwa kita Muslim dan dipandu agama. Harusnya Islam dijadikan tradisi dan budaya. Jangan budaya di-Islamkan, susah. Mengislamkan budaya ini repot, karena budaya banyak sekali,” jawab Ustadz Khalid Basalamah.

Lanjut “Kalau memang ini (wayang) peninggalan nenek moyang kita, mungkin kita bisa kenang dulu oh ini tradisi orang dulu seperti ini,” kata dia.

“Tapi kan bukan berarti itu harus dilakukan sementara dalam Islam dilarang. Harusnya kita tinggalkan,” sambungnya.

“Ya taubat nasuha dan kalau dia punya (wayang) lebih baik dimusnahkan, dalam arti kata dihilangkan,” pungkasnya.