Sobat Anies Baswedan Tanggapi Ismail Fahmi Soal Popularitas Anies: Setuju, Mendukung Tanpa Jelekkan Lawan

Terkini.id, Jakarta- Akun resmi relawan nasional Sobat Anies Baswedan memberikan tanggapan terkait pernyataan  Ismail Fahmi yang menyebutnya menaikkan popularitas Anies dengan menjatuhkan lawan. 

Sobat Anies setuju dengan penadapat Ismail Fahmi yang menyarankan agar berkampanye dengan cara merangkul, bukan memukul. 

Lantas Sobat Anies menyerukan kepada pendukung Anies Baswedan lainnya agar berdemokrasi dengan menerapka nilai-nilai pancasila. 

Baca Juga: Video Tindakan Agresif Pendukung Anies Baswedan kepada Wartawan Kembali Beredar:...

“Sangat setuju. Sudah waktunya kita berdemokrasi dengan menerapkan nilai-nilai luhur Pancasila,” tulis Sobat Anies dalam akun Twitternya @Sobat_Anies, Senin 16 Mei 2022. 

Selain itu, Soat Anies mengingatkan kepada pendukung lainnya agar menghargai perbedaan pilihan politik. Bahkan, dia mengajak untuk mendukung dengan cara yang baik, seperti tidak menjelekkan lawan atau siapapun. 

Baca Juga: Sebut Pendukung Anies Baswedan Suka Bokep, Warganet: Muka Bokep Kedok...

“Menghargai perbedaan pilihan politik. Mendukung dengan cara baik, tanpa harus menjelekkan lawan atau siapapun,” serunya.

“Karena sebenarnya yang dicari adalah dukungan dan simpati rakyat sebanyak-banyaknya,” pungkasnya. 

Sebelumnya Ismail Fahmi menyatakan keblunderan para pendukung Anies yang justru malah membuat orang enggan memilih Anies. 

Baca Juga: Sebut Pendukung Anies Baswedan Suka Bokep, Warganet: Muka Bokep Kedok...

“Banyak pendukung Pak Anies yang niatnya ingin naikin popularitas, tapi malah bikin orang malas milih ABW (Anies Baswedan),” tulis Ismail Fahmi dalam akun Twitter pribadinya, Minggu 15 Mei 2022. 

Para pendukung Anies Baswedan, kata Ismail, tidak menyadari bahwa tindakannya dengan menjatuhkan pihak lain. Bahkan, Ismail menyebut tindakan tersebut adalah kampanye yang tidak simpatik. 

“Contoh seperti ini. Tidak disadari, mengangkat calon dengan menjatuhkan pihak lain adalah kampanye yang tidak simpatik,” lanjut Ismail. 

Dia pun menyarankan agar para pendukung Anies seharusnya berkampanye dengan cara merangkul, bukan memukul. 

“Harusnya merangkul, bukan memukul,” pungkasnya.

Bagikan