Soroti Anies Baswedan, Publik Teriak: Grup Guru DKI Dipenuhi Fitnah

Soroti Anies Baswedan, Publik Teriak: Grup Guru DKI Dipenuhi Fitnah

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Sebuah poster yang memuat tangkapan layar postingan di grup WhatsApp Guru se-DKI Jakarta berisi fitnah terhadap Presiden Jokowi, beredar di media sosial. Usai viral, publik pun menyoroti Gubernur Anies Baswedan terkait hal itu.

Poster berisi tangkapan layar postingan fitnah terhadap Jokowi di grup Guru se-DKI Jakarta tersebut dibagikan pengguna Twitter InfoSeriyes. Dalam unggahannya ia juga menyinggung nama Anies Baswedan.

“DKI jadi hancur begini ya. Memang sih gimana bawahan mau bener kalau atasannya aja terang-terangan nunjukin gabener,” tulis netizen InfoSeriyes.

Unggahan netizen tersebut ikut ditanggapi Mantan Politisi Demokrat Ferdinand Hutahataen lewat cuitannya di Twitter, seperti dilihat pada Kamis 27 Mei 2021.

Dalam narasi cuitannya, Ferdinand menilai tidak mungkin Anies Baswedan mau dan berani memberi sanksi kepada oknum guru yang telah menyebar hoaks dan fitnah itu.

Baca Juga

Pasalnya, kata Ferdinand, Anies bahkan tidak berani mengeluarkan surat edaran larangan terlibat FPI dan HTI.

“Mana mungkin aniesbaswedan mau dan berani memberi sanksi pelaku hoax seperti ini, jangan harap deh..!! Mengeluarkan Surat Edaran larangan terlibat FPI HTI saja tak berani, malah halbil dengan 212,” cuit Ferdinand Hutahaean.

Dilihat dari narasi poster tersebut, tampak netizen InfoSeriyes mendesak agar pelaku penyebar fitnah dan hoaks di grup WhatsApp Guru DKI se-Jakarta itu ditangkap.

“Tangkap guru DKI pembuat hoax dan fitnah,” demikian narasi yang tertulis di isi poster itu.

Selain itu, poster tersebut juga memuat foto tangkapan layar postingan seorang oknum guru DKI di grup WhatsApp ‘Guru se-DKI Jakarta G4’.

Adapun postingan itu berisi fitnah terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait Palestina.

“Sertifikat izin masuk dari pemerintah Palestina tahun 1935 untuk Simon Perez sebagai cleaning service. Puluhan tahun kemudian ia menjadi PM Israel dan mendzalimi serta membantai bangsa Palestina. Mirip dengan Cina masuk ke Indonesia unskill Labar bertahun-tahun tinggal di Indonesia tahu-tahu jadi Presiden,” demikian isi postingan di grup WhatsApp Guru se-DKI Jakarta itu.

Lantaran postingan oknum guru penyebar fitnah tersebut, netizen pun menilai betapa rusaknya pendidikan di DKI di bawah kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan.

“Grup Guru DKI dipenuhi hoax dan fitnah. Betapa rusaknya pendidikan di DKI di bawah Anies,” tulisnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.