Terkini.id, Jakarta – Anggota Komisi VI DPR RI, Rudi Hartono Bangun, menyoroti kegiatan Citayam Fashion Week di Dukuh Atas, Jakarta Pusat yang banyak melanggar aturan.
Maka dari itu, ia meminta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan jajarannya memberikan sarana dan prasarana yang tepat agar tak menyalahi aturan yang berlaku.
“Saya hanya mengingatkan kepada Pemda DKI dan pejabat terkait kreativitas anak-anak itu harus dilokalisasi. Harus diberikan tempat dan sarana yang pas. Apakah di gedung kesenian, apakah di gedung olahraga atau di JIS (Jakarta International Stadium), lapangan bola yang baru dibangun di dekat Ancol. Dan itu sesuai dengan amanat UU, dimana Pemda wajib memberikan sarana prasarana untuk menunjang kreativitas pemuda,” katanya seperti dikutip Populis Jumat 29 Juli 2022.
Kemudian, ia melanjutkan terdapat UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang menjelaskan kalau jalan raya juga di dalamnya melarang jalan atau tempat penyebrangan umum untuk dijadikan kegiatan fashion show.
Ia menambahkan pasal 274 ayat 1 dan pasal 275 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menyebutkan, setiap orang yang melakukan perbuatan yang mengakibatkan gangguan pada fungsi jalan, termasuk rambu lalu lintas, marka jalan dan lain-lain, dapat dipidana.
- Dianggap Langgar Norma Kesopanan, Camat Payakumbuh Dimutasi Karena Buat Konten Ala CFW
- Ustadz Yusuf Mansur Ingin Buat Pesantren Fashion Week, Warganet Takut Diminta Uang
- Ustadz Yusuf Mansur Berencana Buat Pesantren Fashion Week Mirip CFW
- Tak Baca Komentar Ridwan Kamil Perihal Hak Paten Citayam Fashion Week, Baim Wong: Tidak Mau Baca, Tidak Mau Buka
- Beberkan Pemilik Baru Citayam Fashion Week, Baim Wong: Kenapa Orang Tak Perdebatkan?
“Ini kok buat kegiatan di trotoar dan zebra cross seenaknya, apa mereka tahu bahaya ditabrak kendaraan yang lewat lalu, dengan latah dan bangganya, mulai artis, pejabat sampai masyarakat pendidikan tinggi yang tahu aturan, tahu adab, tahu etika dan undang-undang malah ikut-ikutan gaya anak jalanan yang jarang pulang ini. Mereka malah ikut-ikutan buat fashion show di marka penyeberangan jalan. Apa itu sesuai dengan Undang-Undang Pemuda Nomor 40 Tahun 2009, kan enggak,” kata dia.
Ia mengimbau masyarakat Indonesia terutama masyarakat DKI Jakarta untuk berfikir apa ada negara di dunia yang lakukan fashion show di tengah jalan raya.
“Saya menilai ini ada kemunduran peradaban. Seperti kembali ke zaman batu dahulu kala. Suka-suka buat kegiatan di tengah jalan, lalu siap itu tiduran di trotoar jalan,” tegas legislator daerah pemilihan (dapil) Sumatera Utara III ini.
Ia menyarankan Pemerintah Pusat juga harus mengambil tindakan tegas atas banyaknya pelanggaran di Citayam Fashion Week ini. Karena, jika dilakukan pembiaran, ditakutkan maka hal serupa malah akan terjadi di daerah lain.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan dari Pemerintah Kota DKI Jakarta terkait komentar Anggota Komisi VI DPR RI, Rudi Hartono Bangun, yang menyoroti kegiatan Citayam Fashion Week.
Terkait hal itu, Sebelumny Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak melarang aksi remaja melakukan peragaan busana atau Citayam Fashion Week di Dukuh Atas atau dikenal sebagai kawasan berkumpul remaja berasal dari “Sudirman, Citayam, Bojonggede dan Depok” (SCBD).
“Selama belum ada surat, maka tidak ada larangan,” kata Anies di Balai Kota Jakarta seperti dikutip dari Tempo Jumat, 27 Juli 2022.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
