Terkini.id, Jakarta – Pengurus Cabang Istimewa Nahdatul Ulama (PCINU) Amerika, Akhmad Sahal menyoroti soal deretan sumur resapan di Jalan Lebak Bulus Jakarta yang sempat merusak jalan namun kini sudah ditutupi aspal.
Akhmad Sahal menyindir bahwa untuk apa memiliki gubenur yang seiman jika kinerjanya amburadul.
Dalam pernyataannya, ia tak menyebutkan nama siapa pun. Namun, seperti diketahui, saat ini Jakarta dipimpin oleh Gubernur Anies Baswedan.
“Buat apa gubernur seiman tapi amburadul,” kata Akhmad Sahal melalui akun Twitter pribadinya pada Sabtu, 4 Desember 2021.
Dilansir dari berita Detik News yang dibagikan Akhmad Sahal, deretan sumur resapan di Jalan Lebak Bulus III Jakarta akhirnya ditutupi aspal usai terpantau mengakibatkan kerusakan jalan.
- Bela Anies Baswedan Soal Putrinya Tak Berjilbab, Akhmad Sahal: Kalau Putrinya Ga Mau Berjilbab, Hormati!
- Bela Anies, Akhmad Sahal: Jangan Ada Paksaan dalam Agama, kalau Putrinya Gak Mau Berhijab, Hormati
- PBNU Tak Copot Mardani Maming Meski Kini Buron, Akhmad Sahal: Sebagai Orang NU, Saya Kecewa dan Malu
- Mardani Maming Buron KPK, Akhmad Sahal Sindir Gus Yahya: Sebagai Orang NU, Saya Kecewa dan Malu dengan Sikap PBNU
- Napoleon hingga Pattimura Diklaim Beragama Islam, Akhmad Sahal Protes: Bikin Citra Islam Konyol
Sebelumnya, berdasarkan pantauan di lokasi pada Selasa, 30 November 2021, tampak retakan yang menyambung dari satu sumur resapan ke sumur lainnya.
Retakan paling panjang ada di sumur resapan nomor 1323 hingga nomor 1325 dengan panjang retakan kurang-lebih 7 meter.
Lalu, berdasarkan pantauan di lokasi pada Jumat, 3 Desember 2021, terlihat permukaan sumur resapan telah tertutup oleh aspal hitam sepanjang 500 meter.
Kini, tidak tampak lagi tutup sumur bundar yang mengganggu laju kendaraan. Kendaraan roda dua dan empat pun kini dapat melintas dengan cukup kencang tanpa ada hambatan yang pasti.
Salah seorang petugas keamanan (sekuriti) di lingkungan tersebut, Ilham Sudrajat mengatakan bahwa pengaspalan dilakukan pada Kamis malam, 2 Desember 2021 oleh pihak Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan.
Ilham pun mengakui bahaa sebelum dilakukan pengaspalan, jalanan tersebut rawan akan terjadinya kecelakaan lantaran posisinya yang menurun.
“Karena kan sebelumnya gelombang gitu, jadi agak membahayakan wargalah intinya,” terangnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
