Terkini.id, Makassar – Camat Tamalate Fahyuddin Yusuf menghimbau Ketua RT dan RW terus melakukan sosialisasi dan pemahaman ke masyarakat, tentang pentingnya menggunakan hak suara pada Pemilu 17 April 2019.
Ini penting dilakukan karena sosialisasi KPU ke masyarakat tidak maksimal. Fahyuddin khawatir kasus Pilwali Makassar tahun lalu kembali terulang.
“Karena sosialisasi KPU tidak baik, partisipasi pemilih hanya 48 persen di Tamalate,” kata Fahyuddin kepada Makassar Terkini, Sabtu 9 Maret 2019.
Pemilu tahun ini, Kecamatan Tamalate memiliki lebih 138.311 wajib pilih. Dengan jumlah 576 TPS.
Beberapa penyebab rendahnya partisipasi pemilih di Tamalate, kata Fahyuddin, antara lain banyak warganya yang berstatus mahasiswa. Saat Pemilu bukannya dimanfaatkan ke TPS.
- Pemkot Makassar Tertibkan 55 Lapak PKL di Tamalate, Camat Ungkap Dugaan Praktik Sewa Ilegal
- Lantik Pengurus Gerakan Pemuda Mallengkeri Bersatu, Ini Harapan Camat Tamalate
- Dikabarkan Kerap Jadi Tempat Mesum, Begini Intruksi Pj Walikota Makassar
- Camat Tamalate Minta Tingkatkan Kualitas Pelayanan ke Masyarakat
- Camat Tamalate: Semua Pelayanan Masyarakat Harus Normal Usai Libur Lebaran
“Tapi pulang kampung berlibur,” ujarnya.
Masyarakat juga malas ke TPS jika figur yang akan mereka pilih tidak jelas program dan latar belakangnya. “Ditambah lagi tidak ada sosialisasi dari KPU,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
