Sosialisasi Perda, ARA Sebut Masih Banyak Umat Islam Buta Aksara dan Baca Tulis Alquran

Sosialisasi Perda, ARA Sebut Masih Banyak Umat Islam Buta Aksara dan Baca Tulis Alquran

K
A
Kamsah
Administrator

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Wakil Ketua DPRD Makassar, Adi Rasyid Ali menyebut masih banyak umat Islam yang buta aksara dan baca tulis Alquran. Mulai dari usia dini, remaja, dan usia produktif.

“Makassar adalah kota yang memiliki ulama-ulama nasional bahkan dikenal ke kancah negara. Ini berkaitan dengan umat Islam,” kata ARA, sapaannya, Minggu, 13 Desember 2020.

Hal itu ia sampaikan saat melaksanakan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2012 tentang pendidikan baca tulis Alqur’an di Hotel Grand Imawan, Jalan Pengayoman, Makassar.

Peraturan ini, kata dia, tujuannya tidak hanya membebaskan Kota Makassar dari buta aksara baca tulis Al Quran. Namun juga memiliki karakter yang baik.

”Anak-anak tidak bisa hanya cerdas dari ilmu pengetahuan umum tetapi juga harus ditopang dengan ilmu keagamaan,” sambungnya Ketua DPC Demokrat Kota Makassar ini.

Baca Juga

ARA menyebut tidak ada alasan orang tua untuk tidak mengarahkan anak-anaknya pergi belajar-menulis dan membaca Al Quran atau mengaji. 

Sebab, Pemerintah Kota Makassar sudah menganggarkan insentif kepada guru-guru ngaji di setiap RT/RW.

“Insentif RT/RW 1 juta untuk guru mengaji kami yang minta untuk tidak dipotong-potong. Kami di legislatif dan saya khususnya di Banggar meminta untuk memaksimalkan implementasi Perda ini,” ungkap ARA.

Sementara, Kepala Seksi Pembinaan dan Pengembangan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, Muskarnain Yunus mengatakan, kecakapan dalam membaca Alquran merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh setiap umat Islam. 

“Alquran sebagai kitab suci umat Islam sekaligus sebagai pedoman hidup menuju jalan kebenaran. Dengan hal ini yang perlu diperhatikan meliputi ketepatan dalam melafadzkan bacaan Alquran sesuai dengan tajwid dan makhraj secara benar,” ungkapnya.

Mus, sapaannya, mengatakan setiap muslim harus belajar mengaji kepada orang yang ahli. Serta memiliki keterampilan menulis Alquran.

“Juga mampu mengenali huruf-huruf Alquran serta mengetahui kaidah penulisan yang benar. Sehingga keterampilan menulis Alquran ini akan membantu seseorang untuk mengenali makna per kata dari Alquran,” pungkasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.