Terkini.id, Jakarta – Ditengah tumbuh kembangnya beberapa perusahaan startup atau dikenal juga sebagai perusahaan rintisan. Namun, beberapa pekan terakhir kabar kurang mengenakkan menghampiri masayarakat Indonesia, khususnya para karyawan yang terkena dampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Diketahui saat ini ada tiga perusahaan startup yang melakukan PHK tahun ini yakni, Edutech Zenius, Perusahaan Pertanian Tanihub, dan Pembayaran LinkAja. Secara umum efesiensi menjadi alasan ketiga perusahaan tersebut.
Misalnya, Zenius yang bergerak di bidang pendidikan, Zenius Education menyatakan resmi melakukan PHK pada ratusan karyawan akibat tekanan ekonomi pada perusahaan.
Manajemen Zenius mengungkapkan “setelah melalui evaluasi dan review peninjaun ulang komprehensif, Zenius mengumumkan bahwa lebih dari 200 dari karyawan harus meninggalkan Zenius,”
persoalan yang tidak begitu berbeda dialami pula oleh PT. Fintek Karya Nusantara (Finarya) atau lebih dikenal LinkAja menurut Head of Corporate Secretary Group LinkAja Reka Sadewo menjelaskan, kebijakan tersebut di lakukan karena perusahaan melakukan perubahan signifikan dan penyesuain bisnis.
- Usai PHK Ratusan Karyawan, CEO Ruang Guru Minta Maaf dan Akui Gagal
- Ini Dia Budaya kerja Ala Startup, Apakah Cocok Untukmu ?
- Puluhan Start-Up Indonesia Ikuti Roadshow Kemenparekraf di Makassar
- Viral Kisah Netizen Magang di Startup Dibayar Rp100 Ribu per Bulan, Resign Denda Rp500 Ribu
- Wow! Jeff Bezos Dikabarkan Investasi di Start Up Indonesia, Apa Untungnya?
“Perubahan merupakan sesuatu yang secara konstan terjadi dalam perusahaan yang sedang terus bertumbuh. Penyesuian dalam perusahaan juga tentunya akan terus terjadi. Sebagai sebuah perusahaan startup yang terus berkembang pesat, LinkAja diharapkan terus bisa agile dan adaptif dalam melakukan penyesuain bisnis untuk memastikan pertumbuhan perusahaan yang sehat, positif dan optimal,” dikutip dari katadata.co.id kamis 26 Mei 2022.
Selain PHK, TaniHub juga menghentikan operasional dua pergudangannya yakni di Bali dan Bandung.
taniHub memiliki layanan TaniHub e-commerce, TaniSupply dan teknologi finansial pinjaman (fintech lending) TaniFund
Menurut, Senior Coorporate Communication Manager TaniHub Group Bhisma Adinaya menjelaskan, perusahaan ingin mempertajam fokus bisnis. Caranya, dengan meningkatkan pertumbuhan melalui kegaiatan Business to Business (B2B) seperti hotel, restoran, kafe, modern trade, general trade, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta mitra strategis.
Sambungnya “nantinya, serapan hasil panen petani semakin membesar, dengan demikian, kami menghentikan juga kegiatan berkaitan dengan Business to Costumer (B2C) atau yang melayani konsumen rumah tangga.
PHK pada perusahaan startup tidak hanya marak terjadi di Indonesia. Fenomena ini hampir melanda seluruh negara. Melansir dari moneycontrol.com, PHK startup ini disebut sebagai akibat dari pergeseran dari hal-hal yang bernilai profit serta akuisisi pelanggan yang tidak terkendali.
Disamping itu pula, ada resesi atau pelemahan ekonomi yang terjadi di berbagai negara akibat pandemi covid-19.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
