Sudah Nikah Tapi Belum Sah Secara Hukum, Pemda Soppeng Gelar Isbat Gratis

Terkini.id, Soppeng – Pemerintah Kabupaten Soppeng bersama Pengadilan Agama dan Kementerian Agama, menggelar Sidang Isbat Nikah Terpadu di seluruh kecamatan.

Pelaksaan sidang atau nikah terpadu ini disebabkan masih adanya warga Soppeng tidak melaksanakan pernikahan secara hukum negara dikarenakan keterbatasan ekonomi.

Hal tersebut diungkap Kabag Administrasi Kesra Setda, Andi Risga Sarwaty. Ia mengatakan, pelaksanaan sidang isbat nikah terpadu adalah bagian dari program Pemerintah Kabupaten Soppeng.

“Pemerintah memfasilitasi seluruh masyarakat Soppeng yang pernikahannya belum tercatat secara hukum negara, mulai dari biaya sidang gratis, sampai ke penerbitan buku nikah oleh KUA dan penerbitan akta kelahiran bagi anak peserta sidang yang belum memiliki akte kelahiran akan diterbitkan oleh Dinas Dukcapil,” ucapnya, Selasa, 15 Oktober 2019.

Ia menambahkan bahwa masyarakat yang tidak melaksanakan pernikahan secara hukum negara karena masalah ekonomi, harus dibantu.

Sidang isbat nikah terpadu ini akan dilaksanakan di 8 Kecamatan se Kabupaten Soppeng. Dan sudah dimulai sejak Jumat, 11 Oktober 2019, di Kecamatan Ganra dan Citta

Sementara pada Selasa hari ini, pelaksanaannya digelar di Kecamatan Marioriawa dan Lilirilau.

Perlu diketahui, tahun 2019 ini jumlah pasangan suami istri (pasutri) yang di sidang sebanyak 138, sedangkan pada tahun 2018 sebanyak 156 pasutri.

Hingga saat ini baru 4 kecamatan yang melaksanakan sidang isbat. Masih ada 4 kecamatan lagi diantaranya kecamatan Liliriaja, Lalabata, Donri-donri, dan Marioriwawo.

Berita Terkait