Sujiwo Tejo Sebut Thoriqoh Jancukiyah Tidak Dipaksakan di Bawah Tuhan, PCINU Amerika: Keyakinan Dipaksakan, Tuhan Ngga Suka

Sujiwo Tejo Sebut Thoriqoh Jancukiyah Tidak Dipaksakan di Bawah Tuhan, PCINU Amerika: Keyakinan Dipaksakan, Tuhan Ngga Suka

R
Rafi Mufti Wijaya
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Budayawan Indonesia, Agus Hadi Sudjiwo atau yang sering disapa Sujiwo Tejo, mengomentari sebuah berita yang mengatakan bahwa Mantan Penasehat Donald Trump, Michael Flynn menyarankan Amerika Serikat untuk di bawah satu agama dan satu Tuhan.

Dalam hal ini, Sujiwo Tejo yang juga sering dikenal sebagai Presiden Jancukers, kaget setelah membaca pernyataan dari Mantan Penasehat Donal Trump tersebut.

Kemudian, Sujiwo Tejo mengatakan bahwa Thoriqoh Al Jancukiyah saja tidak pernah dipaksakan sebagai satu-satunya Thoriqoh yang berada di bawah Tuhan.

Hal tersebut disampaikan Sujiwo Tejo melalui cuitan di akun Twitter pribadinya @sudjiwotedjo pada Selasa, 16 November 2021.

“Waduh. Thoriqoh Al Jancukiyah aja nggak pernah dipaksakan sebagai satu-satunya Thoriqoh di bawah Tuhan,” kata Sujiwo Tejo, dikutip Terkini.id dari akun Twitter @sudjiwotedjo pada Rabu, 17 November 2021.

Baca Juga

Dari pernyataan Presiden Jancukers tersebut, menuai tanggapan dari Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Amerika, Akhmad Sahal.

Dalam hal ini, Akhmad Sahal menanggapi pernyataan Sujiwo Tejo dengan mengatakan bahwa Thariqah Al Jancukiyah sudah benar, karena tidak memaksakan sebagai satu-satunya Thoriqoh di bawah Tuhan.

Lebih lanjut, PCINU Amerika tersebut menjelaskan bahwa, suatu keyakinan ketika dipaksakan justru tidak disukai Tuhan.

Hal tersebut disampaikan Akhmad Sahal melalui cuitan di akun Twitter pribadinya pada Selasa, 16 November 2021.

“Udah bener itu Thariqah Al Jancukiyah. Keyakinan kalo dipaksakan itu justru Tuhan ndak suka, Mbah Sujiwo Tejo,” ujar Akhmad Sahal.

Dari pernyataan Ahmad Sahal tersebut juga menuai komentar dari banyak Netizen.

Salah satunya datang dari akun Twitter @riza_ajir, Ia mengatakan bahwa keberagaman adalah kodrat Ilahi. Tambahnya, Ia juga menegaskan bahwa tinggal bagaimana kita sebagai masyarakat mampu bertoleransi.

“Keberagaman adalah kodrat Ilahi, sunnatullah. Tinggal bagaimana kita bertoleransi, menyikapi agar menjadi sesuatu yang konstruktif. Yang penting jaga ukhuwah (persaudaraan), dasarnya menurut Cak Nur adalah pluralisme (QS.49:10-12). Selamat Hari Toleransi Internasional,” tulis akun Twitter @riza_ajir.

Sujiwo Tejo Sebut Thoriqoh Jancukiyah Tidak Dipaksakan di Bawah Tuhan, PCINU Amerika: Keyakinan Dipaksakan, Tuhan Ngga Suka
Netizen / tangkap layar Twitter@riza_ajir

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.