Terkini.id, Makassar – Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI, Jusuf Kalla, mengungkapkan alasan mengapa Sulawesi khususnya Sulawesi Selatan sering mati lampu atau mengalami pemadaman listrik bergilir.
Menurut Jusuf Kalla, bukan cuma kemarau yang membuat daya listrik berkurang, namun PLN yang tidak juga menambah jumlah pembangkit di Sulsel.
“Minta maaf karena Makassar suka mati lampu. Mati lampu karena kemarau, danau di poso turun, sehingga kekuatan air berkurang,” ungkap Jusuf Kalla saat menjadi keynote speaker Makassar Leadership Summit yang digelar di Hotel Claro Makassar, Selasa 28 November 2023.
Seperti diketahui, Kalla Group, perusahaan besar milik Jusuf Kalla, punya dua pembangkit listrik tenaga air di Poso, Sulawesi Tengah, dengan kapasitas total 605 MW. Itu adalah pembangkit terbesar di Indonesia Timur yang menyuplai listrik untuk PLN.
Kemudian, terkait pemadaman listrik di Makassar, Jusuf Kalla menyebutkan itu bukan salah pihaknya sebagai penyuplai listrik PLN. “Bukan salah kita, karena kontraknya sesuai. Tapi PLN tidak tambah pembangkit,” ungkap dia.
- Parmusi Sulsel Serukan Tabayyun Terkait Isu Jusuf Kalla
- Beredar Seruan Aksi Dukungan untuk JK,KALLA Minta Semua Pihak Menahan Diri
- Pidato Jusuf Kalla Dipolemikkan, LBH Hidayatullah: Tidak Ada Penistaan Agama!
- Beredar Video JK Disebut Terbang ke Teheran, Jubir Sebut Cuma ke Negara-negara ASEAN
- Tanah Dibeli 30 Tahun Lalu, JK Heran Tiba-Tiba Ada yang Datang Mau Merampok Lahannya di Depan TSM Makassar
Padahal, Perusahaan energi Jusuf Kalla sudah menawarkan ke PLN untuk menambah lagi pembangkit. Namun, tawaran tersebut belum juga dipenuhi.
“Kita sudah tawarkan, tapi menunda-nunda, akhirnya kekurangan daya,” ungkap JK lagi di hadapan peserta yang merupakan para leader sejumlah perusahaan dan instansi lainnya.
Meskipun dilanda pemadaman listrik, JK menyampaikan bahwa masyarakat Makassar tidak perlu khawatir lagi pada bulan Januari 2024 mendatang.
“Januari anda tidak perlu pusing pasang lilin di rumah. Karena ini sudah hujan, dan air di Danau Poso sudah mulai naik. Jadi masih satu bulan anda menderita, minta maaf,” ungkap Jusuf Kalla lagi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
