Makassar Terkini
Masuk

Capres 2024, Sekjen PKS: Coba-Coba PKS dan PKB Membuat Alur Baru

Terkini.id, JakartaCapres 2024 tinggal beberapa tahun lagi, kata Sekjen PKS: coba-coba PKS dan PKB membuat alur baru, Sabtu 11 Juni 2022.

Sebelumnya koalisi partai telah dibentuk oleh ketiga partai yakni Partai Golkar, PPP, dan PAN dengan nama KIB. Tidak menutup kemungkinan jika ada koalisi baru dari partai yang lainnya.

PKS kali ini mencoba mengajak PKB agar Pilpres nantinya tidak sekedar diikuti oleh dua paslon saja.

“Selanjutnya kita berusaha tidak muncul dua calon, tiga calonlah. Jadi, kalau sekarang ada KIB, lantas siapa tahu coba-coba PKS dan PKB membuat alur lagi baru, supaya muncul ada baru,” ungkapnya Sekjen PKS Habib Aboe Bakar pada kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 8 Juni 2022, seperti yang dikutip dari detiknews, Jumat 10 Juni 2022.

“Soalnya, yang ketiga sudah pasti golden ticket. Jangan ditanya yang golden ticket ini, nggak perlu penjelasan, pasti dia maju. Siapa bersama siapa, urusan beliau. Kalau dia mau PKS, belum tentu PKS mau nolak-nolak amat,” katanya.

Jika Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mau mencalonkan sebagai Capres 2024, PKS pun tidak keberatan. Akan tetapi, PKS menunjukkan catatan soal rekam jejak.

“Ya nggak apa-apa. Kalau mau, Cak Imin layak, kita lihat nanti kita obrol dulu, kan kita punya jejak digital orang ini kan ada, mau ke mana dia, siapa dia, bagaimana dia situasi kepribadiannya apa, itu kan ada di depan mata kita,” sebutnya.

Walaupun PKS ingin membuat koalisi baru dengan PKB, PKS tidak menutup diri kepada KIB. Namun PKS memfokuskan untuk membangun koalisi baru.

“Siapa bilang? Nggak ada istilah tutup pintu. Terbuka kita. Kita kontak-kontakan terus dengan Pak Airlangga, Pak Zul (Zulkifli Hasan), biasa. Nggak ada. Cuma untuk memunculkan ketiga ini, siapa yang mau memulai?” tanyanya Aboe Bakar.

Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengatakan koalisi PKB-PKS memungkinkan untuk terbentuk jika harapan menang dan menjanjikan harapan ke arah yang lebih baik.

“Koalisi itu arahnya meraih kemenangan capres-cawapres. Apakah misalkan PKB dengan PKS mungkin berkoalisi? Sangat mungkin jika koalisi itu menjanjikan harapan menang dan menjanjikan harapan ke arah yang lebih baik,” imbuhnya Jazilul pada keterangannya, Rabu 8 Juni 2022.

Pada Pemilu 1999, PKB dan PKS pernah berkoalisi dengan sejumlah Parpol Islam seperti PAN, PBB, dan PPP. Dari koalisi tersebut, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur mampu menduduki kursi presiden dan wakil presiden.

Kemudian pada Pemilu 2004, PKB dan PKS kembali berkoalisi dengan beberapa partai lainnya. Kala itu, koalisi mereka mampu memenangkan pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jusuf Kalla (JK) sebagai presiden dan juga wakil presiden.

“Artinya, koalisi PKB dengan PKS ini bukan hal baru, bahkan pernah mendudukkan orang sebagai presiden. Apakah 2024 bisa membangun koalisi dan menjadikan capres koalisi itu menang? Sangat mungkin,” ucap Jazilul.