Sultan Halal Festival 2019 Segera Digelar, Catat Tanggalnya

Panitia penyelenggara Sultan Halal Festival 2019

Terkini.id,Makassar – Sebagai negara dengan penduduk Islam terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi yang besar terhadap perkembangan industri halal, tanpa terkecuali Sulawesi Selatan. Belum lagi dengan gaya hidup halal yang ternyata berpengaruh pada perekonomian suatu daerah sehingga mampu secara nyata mendorong perekonomian.

Melihat peluang tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan akan menggelar Sultan Halal Festival 2019 pada 6 hingga 8 September 2019 mendatang di Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman Makassar.

Ketua Panitia Sultan Halal Fest, Akbar Nugraha mengatakan kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari. Menurutnya, beragam rangkaian acara akan mengisi Sultan Halal Festival tersenit, seperti festival kuliner halal dari sejumlah pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Sulsel.

Selain itu, lanjut Akbar menyebutkan rangkaian kegiatan lainnya misalnya talkshow halal lifestyle, sosialisasi sertifikasi halal serta gerakan sadar halal, tabligh akbar.

“Kami juga mengundang uztad Dr. ZaidulAkbar, Muhammad Ikhwan Jalil Das’ad Latief, Fakhrurrazi Anshar, serta Hafidz dan Hafidzah cilik sebagai pengisi acara tabligh akbar,” urainya.

Saat ini panitia kata dia terus meningkatkan koordinasi bersama sejumlah pihak untuk turut menyukseskan acara Sultan Halal Festival yang baru pertama kalinya digelar.

“Kami masih dalam proses pemantapan konsep, karena ini yang pertama kalinya kita gelar untuk mendukung perkembangan wisata halal di Sulsel,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan, Denny Irawan dalam mengatakan festival tersebut akan memperkuat kesiapan produk-produk halal khususnya pelaku UMKM guna mengantisipasi arus kunjungan wisatawan mancanegara ke Sulawesi Selatan.

“Pemerintah Provinsi Sulsel mengajak sejumlah pihak bahu membahu memperkuat produk kepariwisataan kita termasuk sertifikasi halal,” ucapnya.

Dijelaskan pula agar Sultan Halal Festival ini dapat menjadi strategi promosi yang efektif sekaligus mengajak sejumlah pihak bersama – sama memberikan penguatan produk kepariwisataan daerah dalam mendorong pengembangan wisata halal di Sulawesi Selatan.

“Pasar kunjungan wisatawan Malaysia yang paling potensial kita garap bersama. Di tengah tingginya harga tiket pesawat domestik market Malaysia yang paling marketable,” ujarnya.

Bukan itu saja, Denny juga menyampaikan kalau maskapai Air Asia yang terbang setiap hari masih berada di posisi load faktor rata-rata 95 persen.

“Peluang ini yang harus kita kerjakan bersama. Jangan sampai orang kita yang menjadi target pasar promosi Malaysia di Indonesia. Sasaran utama kami adalah wisatawan domestik dan mancanegara. Kami target 25.000 pengunjung selama acara,” terangnya.

Senada dengan Kepala BPPD Sulsel, Didi L Manaba dalam keterangannya mengatakan Sultan Halal Festival ini merupakan salah satu amunisi baru untuk Sulawesi Selatan menggaet wisatawan. Sehingga pihaknya juga berkomitmen membantu program pemerintah Sulawesi Selatan memperkenalkan wisata halal.

“Ini akan menjadi amunisi baru bagi Sulawesi Selatan untuk menggaet wisatawan.  Kami juga,” ujarnya.

Ketua DPD ASITA Sulawesi Selatan ini juga menyampaikan bahwa pihaknya juga akan menghadirkan sejumlah gerai di Sultan Halal Festival mulai destinasi, travel, perbankan dan berbagai jenis lainnya.

“Besar harapan kami semua agar acara ini mampu mendokrak wisatawan domestik dan mancanegara datang ke Sulawesi Selatan,” tutupnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Palopo

Pemkot Palopo Apresiasi Gelaran Semantik Uncok

Terkini.id, Palopo - Universitas Cokroaminoto (Uncok) Palopo Fakultas Teknik Komputer menggelar seminar nasional teknologi informasi dan komputer (Semantik) yang digelar di Aula Universitas Cokroaminoto Palopo