Sunda Empire Ancam Seluruh Negara di Dunia Jika Tak Daftarkan Ulang Masa Pemerintahannya

Sunda Empire
Petinggi Sunda Empire, Renny Khairani. (Foto: Instagram @fakta.indo)

Terkini.id, Jakarta – Renny Khairani yang menyebut dirinya sebagai Gubernur Jenderal Pasifik Sunda Empire menegaskan bahwa seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia, harus mendaftar ulang ke Sunda Empire di Bandung pada 2020 karena masa pemerintahan negara-negara sedunia akan habis.

Jika tidak, kata Renny, maka bantuan dana kemanusiaan dari pihaknya akan dihentikan.

Pernyataannya tersebut terekam dalam sebuah video yang saat ini tengah viral di media sosial. Salah satu akun Instagram, @fakta.indo, membagikan video itu pada Sabtu, 25 Januari 2020.

Dalam video itu, Renny mengungkapkan akan memberi sanksi bagi negara yang tidak mendaftar ulang.

“Jika tidak, bantuan dana kemanusiaan akan dihentikan,” kata Renny dalam pertemuan anggota Sunda Empire Aceh, pada Agustus tahun lalu.

Sebelumnya, Petinggi Sunda Empire, Raden Rangga atau Raden Ranggasasana atau HRH Rangga juga menyampaikan sejumlah klaim terbaru pihaknya di hadapan para tokoh publik lewat program Indonesian Lawyers Club (ILC) yang tayang pada Selasa, 21 Januari 2020 lalu.

Dalam program tersebut, Rangga mengklaim bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan badan kemiliteran Amerika, Pentagon, pertama kali didirikan di Bandung.

“PBB lahir di Bandung, Pentagon lahir di Bandung, perlu tahu sejarah Indonesia nanti,” kata Rangga.

“Nanti kita buka. Kenapa PBB itu dipindah ke Amerika, dan Amerika mendapatkan tugas security council, kenapa Inggris dapat defense council, bagaimana Belanda mendapat sebagai mahkamah internasional,” sambungnya.

Selain itu, ia juga menyebut bahwa organisasi internasional keamanan dunia, NATO, juga didirikan berdasarkan tatanan ABCD.

“NATO dibentuk atas dasar tatanan abcd. Sejarah diplesetkan sejak zaman Soekarno,” ungkapnya.

Komentar

Rekomendasi

Dijagokan di Pilkada Bulukumba, Ini Prestasi Pipink untuk Nasdem

Pulang dari Baksos di Cindakko, Mahasiswi Universitas Mega Rezky Hilang Diduga Hanyut

Tagih Utang, Pria Diduga Debt Collector Ini Caci Maki Tentara dengan Nama Binatang

Sebut Wanita Bisa Hamil Saat Berenang, Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty Minta Maaf

Videonya Viral, Satpam yang Usir Bapak Penjual Parfum dengan Kasar Minta Maaf

Gara-gara Bungkusan Makanan, Emak-emak Ini Tampar Penumpang Kereta

Perkuat Image Safety Riding, Astra Motor Makassar Gencarkan Kampanye #Cari_aman

Benarkah Sperma Bisa Berenang di Kolam dan Membuat Hamil seperti Kata Anggota KPAI?

Dua Lagi Jenazah Dievakuasi Tadi Subuh, Basarnas: Semua Korban Susur Sungai Sudah Ditemukan

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar