Sebaliknya, temuan Archi cenderung konsisten dengan survei Poltracking yang mencatat keunggulan Prabowo-Gibran. Elektabilitas pasangan ini mencapai 45,2 persen. Elektabilitas Ganjar-Mahfud hanya 27,3 persen sementara elektabilitas Anies-Muhaimin 23,1 persen.
Meskipun terdapat perbedaan pada elektabilitas pasangan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud, seluruh survei tersebut konsisten menempatkan pasangan Prabowo-Gibran di posisi pertama dengan persentase di atas 35 persen.
Berdasarkan hasil ini, diprediksi Prabowo-Gibran memiliki peluang memenangi pemilu lebih besar dibandingkan kedua pasangan lainnya. Hanya saja, jika pasangan tersebut tidak mendapatkan suara lebih dari 50 persen maka akan dilakukan putaran kedua untuk dua pasangan dengan jumlah suara tertinggi.
Meski demikian kata Mukhradis, proses menuju hari pemilihan umum masih terus bergulir dan setiap pasang Capres-Cawapres terus bergerak dengan strateginya masing-masing.
“Masih terdapat kemungkinan terjadi pergerakan suara yang dinamis terutama untuk pasangan nomor urut 1 dan 3, mengingat perbedaan suara diantara keduanya mulai terlihat tipis di beberapa survei terakhir.” pungkasnya.
- Siapkan Tiga Lembaga Survei di Pilgub Sulsel 2024, Danny: Survei DIA Terus Naik yang Lain Turun
- Hasil Survei LSI Network, Yasir Machmud Unggul Sebagai Bakal Calon Bupati Bone 2024
- Rusdin Abdullah Batal Maju di Pilwalkot Makassar 2024, Padahal Survei Lagi Bagus-Bagusnya
- Pilkada Selayar, Ady Ansar Klaim Surveinya Tertinggi dari Kandidat Lain
- Soal Pendamping di Pilwalkot Makassar 2024, Andi Seto Tunggu Hasil Survei Bulan Juli
“Jika kembali melihat angka survei tersebut, Prabowo-Gibran cenderung di atas angin dengan perbedaan persentase yang cukup jauh dengan pasangan yang lain.” tutup Mukhradis.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
