Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah menanggapi Pemerintah Singapura yang mengungkap bahwa pendukung UAS (Ustaz Abdul Somad) mengancam dengan cara menyinggung soal tragedi 9/11 di Amerika Serikat.
Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah menilai bahwa kadrun sudah taka da artinya di mata Ketua Umum Partai Gerindra dan Partai Gerindra, Prabowo Subianto.
Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah menanggapi soal ceramah Haikal Hassan yang menyebut bahwa memaki-maki Pemerintah hingga mengkafir-kafirkan saudara adalah sikap yang tidak islami.
Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah menanggapi soal program penanggulangan banjir Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang dinilai gagal total mengatasi persoalan banjir.
Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah menanggapi pernyataan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko yang menyebut bahwa India dan Indonesia memiliki kepentingan yang sama dalam menghadapi radikalisme dan ekstremisme.
Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah melontarkan sindiran kepada kelompok kadrun yang menilai bahwa aset disewakan bisa berujung pada hilangnya aset tersebut.