Aksi pengrusakan terhadap tempat ibadah yang dilakukan sekelompok masyarakat terjadi di Perum Agape Desa Tumaluntung Kecamatan Kauditan Kabupaten Minahasa Utara, Rabu malam 29 Januari 2020.Aksi yang dilakukan sekira 50 orang warga itu membuat bagian dinding dan pagar musalla rusak.Dari informasi yang beredar, peristiwa yang disebut merupakan aksi spontanitas itu dilakukan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan Ormas Waraney dan dipimpin Novita Malonda.Dari foto yang beredar, diketahui warga memprotes pembangunan tempat ibadah di Perum Agape tersebut