Koordinator Daerah Badang Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Yusup Elpa Sagala meminta kepada pihak BEM SI agar berlapang dada dengan keputusan yang dikeluarkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Massa aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) yang menggelar aksi demonstrasi dengan poin menolak pemecatan 57 pegawai KPK yang tak lolos uji tes wawasan kebangsaan (TWK) di Gedung KPK membubarkan diri.
Eks politisi Partai Demokrat bernama Ferdinand Hutahaean menanggapi aksi yang dilakukan oleh BEM SI yang melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung merah putih KPK, Senin, 27 September 2021.
Pegiat media sosial Denny Siregar menanggapi pemberitaan tentang eks pegawai KPK yang tak lolos TWK meminta kepada Presiden Jokowi untuk diangkat jadi ASN. Melansir
Eks Jubir KPK Febri Diansyah mengungkapkan adanya keganjilan dalam tes wawasan kebangsaan KPK. Ada pertanyaan terkait pilih Al-Qur'an atau Pancasila. Hal ini pun menjadi
Pengamat politik sekaligus peneliti Perhimpunan Pendidikan Demokrasi (P2D), Rocky Gerung mengkritik pernyataan Presiden Jokowi yang seolah peduli dengan penonaktifan 75 pegawai KPK. Rocky menilai
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal mengecek keabsahan beredarnya potongan surat yang diteken Ketua KPK Firli Bahuri perihal penonaktifan 75 pegawai yang tidak lolos tes
Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menanggapi kabar yang beredar bahwa dirinya tidak lulus tes wawasan kebangsaan. Seperti diketahui, tes wawasan kebangsaan