Tak Terima Anaknya Ditegur, Kepala Sekolah SMA 3 Wesasuit NTT Ditikam Orang Tua Siswa

Terkini.id, Jakarta – Seorang Kepala Sekolah (Kepsek) SMA 3 Wesasuit, Desa Kabuna, Kecamatan Kakukuk Mesak Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) kritis ditikam orang tua siswa. Didugaa kejadian tersebut terjadi lantaran orang tua siswa (pelaku) tidak terima anaknya ditegur tidak ikut ujian.

Saksi mata Frida Fahik Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) mengungkapkan bahwa sebelum kejadian terjadi, dia bersama kepala sekolah sedang memeriksa anak-anak yang tidak ikut ujian. Kemudian Kepsek menarik rambut salah satu siswa karena tak masuk sekolah dan mengarahkan  ke guru BK.

“Namun Anak ini pulang kerumah  dan mengadu ke orang tuanya. Lalu orang tuanya datang dan langsung menyerang kepala sekolah,” ujar Frida.

Baca Juga: Begini Cara Sekolah Islam Terpadu Al-Hikmah Maros Bentuk Karakter Kepemimpinan...

Frida juga mengatakan, pelaku datang dengan berteriak sampai dipos jaga dan bertanya siapa kepala sekolah disini disaat itu bapak kepala juga sedang duduk di pos jaga dan langsung menjawab ‘saya kepala sekolahnya’.

Setelah mendapat jawaban sontak saja pelaku langsung menyerang korban mengunakan besi beton yang berukuran kurang lebih 5 cm.

Baca Juga: Ada 18 Kasus Kekerasan Seksual Selama 2021 di Sekolah, KPAI:...

“Korban mengalami luka pada bagian kepala dan lengan,” ujar Frida. Dikutip dari Inews. Jumat, 29 Oktober 2021.

Setelah menikam kepala pelaku juga secara membabi buta memukul korang yang mengakibatkan luka memar pada bagian tangan korban.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Belu AKP Sujud Alif Yulamlam berdasarkan laporan pelaku telah diamankan di Mapolres Belu untuk proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga: Ada 18 Kasus Kekerasan Seksual Selama 2021 di Sekolah, KPAI:...

“Saat ini korban  dirawat di Puskesmas Haliwen, Atambua dan pelaku sudah kita amankan di Mapolres Belu untuk proses hukum lebih lanjut,” ujarnya.

 

Bagikan