Terkini.id, Jakarta – Max Sopacua, salah satu penggagas Kongres Luar Biasa (KLB), tidak terima bahwa KLB yang digelar di Deli Serdang, Sibolangit, Sumatera Utara isebut KLB abal-abal oleh kubu Agus Harimurti Yudhoyono. Max terutama menyoroti pernyataan Andi Malarangeng, Sekretaris Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat.
Andi Mallarangeng menilai bahwa dipilihnya Moeldoko sebagai ketua umum versi KLB di Sibolangit adalah abal-abal.
Hal itu karena menurutnya, KLB Sibolangit tidak memenuhi ketentuan dalam AD/ART partai yang terdaftar di Kemenkumham.
“Pertama ini adalah KLB abal-abal dengan memilih Pak Moel sebagai Ketum abal-abal pula karena KLB ini tidak memenuhi syarat AD/ART,” kata Andi pada Sabtu, 6 Maret 2021, dilansir dari Kumparan.com.
Pernyataan terkait KLB abal-abal tersebut juga disampaikan oleh Andi saat berdebat dengan Max Sopacua dalam acara yang ditayangkan di Tv One pada Sabtu, 6 Maret 2021.
Max menanggapi bahwa pernyataan Andi tersebut hanyalah bentuk kegalauan Andi dan orang-orang lain dari kubu AHY.
“Pak Andi mau ngomong apa gitu kan, ya. Mau bilang KLB abal-abal atau tidak sesuai anggaran dasar/anggaran rumah tangga itu versinya Pak Andi Mallarangeng, ya. Itu karena sebuah kegalauan aja yang terjadi di Andi dan teman-teman,” kata Max Sopacua, dikutip dari video yang diunggah di kanal youtube tvOne pada Sabtu, 6 Februari 2021.
Max juga mengatakan bahwa keputusan KLB tersebut dapat di bawah ke pengadilan oleh kubu AHY jika memang tidak bisa menerima.
“Jadi, ya apapun yang mau terjadi, kami sudah selesai kongres. Kami sudah selesai kongres luar biasa dan sudah terpilih ketua umum yang baru. Nah, tinggal menerima atau tidak. Kalau tidak menerima, ya kita ke pengadilan atau PTUN,” ujarnya.
Max menekankan agar para elit politik di kubu AHY berhenti menyebut-nyebut soal kudeta dan langsung membawa saja masalah ke pengadilan.
“Kami sudah selesai kongres. Anda kalau mau berhadapan di lembaga hukum, kita berhadapan di sana. Anda mau bilang abal-abal, kudeta, pengkhianat, yang pengkhianat siapa, yang kudeta siapa, silahkan,” imbuhnya.
Untuk diketahui, Moeldoko telah menerima keputusan KLB Sibolangit yang menetapkannya menjadi Ketua Umum.
Sementara itu, SBY telah menyerukan kepada kader Demokrat untuk mempertahankan kedaulatan partai mereka dari pihak yang gencaran Moeldoko.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
