Tanggapi Instruksi Anies soal Pengerjaan Sumur Resapan, FH: Padahal Buzzer-Buzzer Balai Kota sudah Muji-Muji

Tanggapi Instruksi Anies soal Pengerjaan Sumur Resapan, FH: Padahal Buzzer-Buzzer Balai Kota sudah Muji-Muji

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean (FH) menanggapi soal instruksi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan terkait pengerjaan sumur resapan.

Ferdinand Hutahaean menyindir bahwa para buzzer balai kota sudah memuji-muji sumur resapan tersebut, namun kini Anies sepertinya juga mengakui bahwa ada masalah dalam pengerjaan.

Ia membagikan pernyataannya bersama berita berjudul “Anies Kesal Proyek Sumur Resapan Ganggu Mobilitas Warga”.

“Gimana sih? Padahal buzzer-buzzer balaikota sudah memuji muji sumir resapan itu, kenapa Anies jadi kesal?” kqta Ferdinand Hutahaean melalui akun Twitter pribadinya pada Senin, 6 Desember 2021.

“Kasihan buzzer-buzzer Balai Kota yang sudah tak punya harga diri memuji setinggi langit dinilai sukses, ternyata Anies malah kesal. Kurang kordinasi nih tampaknya Anies sama pasukannya,” tambahnya.

Baca Juga

Dilansir dari Detik News Anies Baswedan meminta Organisasi Perangkat Daerah untuk mengevaluasi proyek sumur resapan yang merusak jalan. 

Dalam instruksinya, Anies juga menyoroti soal kinerja kontraktor yang membangun sumur resapan tersebut.

“Kami instruksikan kepada OPD terkait, seperti Dinas Sumber Daya Air (SDA) untuk secepatnya mengevaluasi pekerjaan para kontraktor dalam membangun drainase vertikal,” kata Anies dalam keterangannya pada Minggu, 5 Desember 2021.

Anies Baswedan juga menginstruksikan bahwa kontraktor yang mengerjakan sumur resapan perlu diinformasikan secara transparan.

Hal ini agar publik mengetahui dan ikut mengawasi pembangunan drainase vertikal yang sedang berjalan maupun drainase vertikal yang sudah beroperasi.

“Poinnya adalah agar drainase vertikal (sumur resapan) berfungsi dengan optimal dalam mengatasi banjir/genangan serta tidak membahayakan kepentingan umum seperti pengguna jalan,” tegasnya.

Selain itu, Anies juga meminta jajarannya untuk mengidentifiasi jenis-jenis masalah serta mencari solusi mengenai proyek sumur resapan itu. 

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan bertindak tegas jika terjadi permasalahan melalui mekanisme penalti terhadap kontraktor terkait jika terdapat penyimpangan. 

“Lakukan segera dan panggil semua yang terlibat dalam pembangunan drainase vertikal, termasuk para pelaksana/kontraktor dan beri mereka pesan tegas agar proses pengerjaan drainase vertikal sesuai dengan standard sehingga berfungsi optimal dan tidak mengganggu kepentingan umum, terutama jangan sampai membahayakan orang lain,” tegasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.