Terkini.id, Jakarta – Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok turut menyampaikan belasungkawa saat mendengar kabar mantan petinggi Majelis Ulama Indonesia atau MUI Tengku Zul wafat.
Diketahui, Tengku Zul semasa hidup kerap memberikan kritik keras terhadap Ahok baik saat masih menjabat Gubernur DKI maupun saat politikus keturunan Tionghoa itu ditunjuk menjadi petinggi Pertamina.
Ahok pun menyampaikan duka cita atas meninggalnya penceramah yang sering kali melontarkan guyonan saat berdakwah tersebut.
“Ya turut berduka (atas meninggalnya Tengku Zulkarnain),” ujar Ahok, Selasa 11 Mei 2021 seperti dikutip dari Suara.com.
Ahok juga menyampaikan pesan kepada masyarakat agar dapat mengambil pelajaran atas meninggalnya Tengku Zul yang diketahui akibat terpapar Covid-19.
- Ahok Tanggapi PDIP Usung Anies di Pilgub DKI Jakarta
- Termasuk Ahok, 6 Petinggi Kementerian BUMN Mendadak Dipanggil Menteri Erick Thohir
- PDIP Tanggapi Hasil Survei Cagub DKI Jakarta yang Sebut Ahok Top Of Mind
- Ahok Sindir Orang Pintar Bicara: Syukur Tuhan Izinkan Mereka Kerja
- Sering Disalahkan Jika BBM Naik, Ahok Angkat Bicara
Ia meminta agar masyarakat tak menyepelekan Covid-19 lantaran virus itu benar-benar ada dan nyata.
“Covid itu ada dan nyata,” tegas Ahok.
Mengutip Hops.id, Tengku Zul semasa hidup sempat dibuat geram dengan pernyataan Ahok soal istilah kadrun.
Ahok kala itu mengatakan bahwa ‘kadrun-kadrun’ tidak akan suka jika dia jadi dirut PT Pertamina. Kadrun ini disematkan bagi masayarakat yang selama ini bersebrangan dengan Ahok.
Akibat pernyataan itu, Tengku Zul lewat cuitannya di Twitter pada 2020 lalu menyebut Ahok tidak tahu diri.
“Ahok sebut kadrun akan demo jika dia jadi Dirut Pertamina. Jika benar dia sebut Kata kadrun sungguh Ahok tidak tahu diri. Ahok, ente diterima tinggal di NKRI saja mestinya sudah syukur. Sadar lah diri,” cuit Tengku Zul.
Tengku Zul menilai, ucapan Ahok tersebut mengandung SARA. Menurutnya, tidak pantas seorang pejabat publik mengeluarkan kalimat yang menimbulkan perpecahan.
“Enak saja Ahok mengatakan kalau dia diangkat jadi dirut Pertamina, kadrun-kadrun mau demo lagi. Mau bikin gaduh lagi Republik ini. Maksud ente kadrun siapa, Hok? Mereka yang membela Al Qur’an yang ente hina kemarin itu? Lagi pula demo itu hak rakyat yang dilindungi UUD 1945 Pasal 28,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
