Tangis Pecah Keluarga Budi Hartanto, Guru yang Tewas Dimutilasi Dalam Koper

Budi Hartanto
Budi Hartanto semasa hidup

Terkini.id – Tangis keluarga Budi Hartanto langsung pecah saat jenazah guru honorer tersebut tiba di kediamannya, pukul 00.10 WIB, Kamis 4 April 2019.

Budi adalah seorang honorer di Kediri, yang jenazahnya ditemukan di dalam koper di pinggir sungai bawah Jembatan Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, kemarin.

Ironisnya, mayatnya ditemukan dalam kondisi telah dimutilasi dengan beberapa luka bekas bacokan di tangan.

Kasubdit III Jatanras Polda Jatim AKBP Leonard Sinambela mengungkapkan, luka bacokan tersebut disimpulkan akibat korban menangkis bacokan pelaku pembunuhan.

Polisi menduga, pelaku yang membunuh Budi melampiaskan kemarahan atau dendam. Dugaan tersebut diperkuat dengan kepala korban yang dimutilasi.

“Kalau biasanya kasus mutilasi itu kan pelaku melampiaskan kemarahan atau dendamnya yang begitu membabi buta. Makanya dilakukan mutilasi,” terang seperti dilansir detikcom, Kamis 4 April 2019.

Dalam koper tersebut, yang ada cuma bagian tubuh tanpa kepala. Polisi belum menemukan bagian kepala jenazah Budi.

Dikuburkan Tanpa Kepala

Setelah diidentifikasi, jenazah Budi tiba di rumah duka sekitar pukul 00.10 WIB, Kamis 4 April 2019 tadi.
Saat jenazah datang tangis keluarga pecah. Jenazah yang sudah berada dalam peti, disemayamkan sebentar kemudian disalati dan didoakan sebelum dimakamkan.

Pihak keluarga mengaku tidak memiliki kerabat di kota itu.

Budi Hartanto diketahui merupakan merupakan anak sulung dari 3 bersaudara.

Budi bekerja sebagai guru honorer di SDN Banjarmlati 3, Kelurahan Banjarmlati Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Selain sebagai guru, Budi juga diketahui punya usaha warung kopi di kawasan GOR Jayabaya, Kota Kediri.

Budi juga memiliki usaha lainnya, yakni jual beli ponsel dan pulsa.

Hamidah ibu korban tak kuasa menahan sedih hingga menangis histeris usai diberitahu putranya menjadi korban mutilasi yang ditemukan dalam koper.

“Anak saya salahnya apa. saya tidak terima,” ungkap Hamidah sambil menangis.

Sejumlah kerabatnya tampak menenangkan dengan merangkulnya.

Komentar

Rekomendasi

Stasiun TV di Arab Saudi Ini Bongkar Kebohongan Presiden Erdogan Soal Palestina

Viral Atap Mall Malioboro Yogyakarta Mendadak Ambruk, Nyaris Kena Pengunjung

Lagi, Beredar Foto Warga Jadikan Jalanan Kompleks Jadi Garasi Mobil

Sah, Putra Jokowi Gibran Rakabuming Resmi Dilantik Jadi Anggota Banser

Berhenti Kerja dan Jual Semua Harta, Pria Ini Traveling Bareng Kucing Kesayangannya

Bikin Merinding, Makhluk Menyeramkan di Rumah Sakit Kendari Tertangkap Kamera

Gempar di Timur Tengah, Penulis Buku La Tahzan Sebut Presiden Erdogan Penipu

Kisah WNI di Wuhan: Sempat Bermalam di Stasiun Kereta Tersibuk

Wabah Corona, Pemerintah akan Evakuasi WNI ABK World Dream ke Pulau ini

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar