Tanpa Masuk Islam, Non Muslim Disebut Bisa Masuk Surga dengan Lakukan Ini, Benarkah?

Tanpa Masuk Islam, Non Muslim Disebut Bisa Masuk Surga dengan Lakukan Ini, Benarkah?

FR
Fitrianna R

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Sepertinya, semua manusia yang hidup di dunia ingin masuk surga, terlepas dari agama apa yang mereka anut.

Tentu saja itu karena gambaran indah tentang surga yang membuat banyak manusia ingin hidup kekal abadi di sana.

Di dalam Alquran sendiri dijelaskan ada dua syarat agar bisa meraih surga, yaitu dengan beriman dan berbuat baik.

Lantas, adakah tempat di surga bagi non Muslim? Benarkah Non Muslim tidak kafir? Apakah Muslim dan Non Muslim bertemu di surga?

Seperti diketahui, agama Islam, Nasrani, Yahudi, dan lainnya mengusung klaim keselamatan umatnya masing-masing.

Baca Juga

Nabi Muhammad SAW yang membawa ajaran Islam pun disebut ditolak oleh Ahlul Kitab karena mereka mengklaim agama mereka yang paling benar dan mengatakan bahwa pemeluk agama merekalah yang selamat.

Dilansir terkini.id dari Lingkarkediri, selain umat Yahudi dan Nasrani, yang merasa paling benar dijelaskan dalam Alquran.

“Dan mereka (Yahudi dan Nasrani) berkata, ‘Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang-orang (yang beragama) Yahudi atau Nasrani’. Demikin itu (hanya) angan-angan mereka yang kosong belaka. Katakanlah, ‘tunjukanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar’.” (QS. Al-Baqarah: 111).

Adapun jalan keselamatan bagi umat non Muslim terdapat dalam sebuah Hikayah yang diceritakan Thabari dan As-Suyuthi.

Seorang sahabat Nabi dulunya adalah seorang pemeluk Majusi, sebagaimana umumnya orang Persia.

Ia lantas bertemu dengan pendeta Nasrani yang mengajaknya menjadi pengikut Yesus dan mengajarinya Kitab Injil.

Suatu saat ketika sedang berkunjung ke Baithul Mahaddis, sang pendeta berkata akan datang pada masanya seorang Nabi pamungkas dari bangsa Arab.

Ia berpesan agar Salman beriman dan menjadi pengikut Nabi itu bila berjumpa hingga Salman bersama temannya yang bernama Ibnu Malik berangkat ke Madinah.

Mereka menjumpai Nabi Muhammad SAW dan menceritakan tentang pendeta itu dan setelah Salman selesai memuji-muji mereka, Nabi Muhammad berkata, “Hai, Salman. Mereka termasuk ahli neraka.”

“Sesungguhnya, orang-orang Mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Sabiin, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian, dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih.” (QS. Al-Baqarah: 62).

Wallahu A’lam Bishawab.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.