WNI yang Dimutilasi di Malaysia Adalah Pengusaha Tekstil, Polisi Tangkap Pelakunya

Terkini.id, Kabupaten Bandung – Polisi Diraja Malaysia (PDRM) terus melakukan melakukan penyelidikan terhadap kasus pembunuhan dan mutilasi.

Ada dua mayat korban mutilasi sebelumnya ditemukan di Sungai Laboh, Selangor, Malaysia.

Polisi di Malaysia tengah melakukan tes sidik jari dari potongan tangan yang ditemukan.
Satu dari dua mayat tersebut diduga adalah jasad bos tekstil Ujang Nuryanto (37) asal Kabupaten Bandung dan teman wanitanya Ai Munawaroh.

Pengacara Nuryanto, Hermawan mengungkapkan, kepolisian Malaysia melakukan tes sidik jari, sambil menunggu tes DNA.

Tes sidik jari dilakukan terhadap potongan tangan yang ditemukan.

“Tangan ada yang ketemu, karena korbannya dua orang enggak tahu milik siapa, ada satu kresek, enggak tahu milik Nuryanto atau milik Ai,” ungkap dia seperti dilansir dari detikcom.

Hermawan mengungkapkan, hasil tes sidik jari biasanya keluar sekitar empat hari. Ia berharap teka teki siapa dua mayat yang ditemukan dimutilasi di Malaysia segera menemukan titik terang.

Polisi Tangkap Pelaku

Melalui Kepolisian RI, pihak kepolisian Malaysia atau PDRM menyampaikan telah menangkap dua terduga pelaku.

“Dari PDRM sudah amankan dua terduga pelaku,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di gedung PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa 12 Februari 2019.

Dedi mengungkapkan, kedua terduga pelaku tersebut merupakan warga negara (WN) Pakistan. Mereka merupakan rekan bisnis Ujang Nuryanto dan Ai Munawaroh.

Penemuan mayat pengusaha tekstil itu terjadi pada 26 Januari lalu, di pinggir Sungai Laboh, Selangor. Dari hasil penelusuran keluarga, kedua mayat itu mengarah ke Nuryanto dan Ai.

Pihak keluarga baru mengetahui ternyata Nuryanto pergi bersama Ai ke Malaysia pada 17 Januari.

Sang istri, Meli Rahmawati (33), hanya mengetahui sang suami pergi sendiri ke Malaysia untuk menagih uang hasil penjualan tekstil di sana sebesar Rp 7 miliar.

Berita Terkait
Komentar
Terkini