Terbongkar, Begini Cara Korea Selatan Atasi Warganya yang Suka Bunuh Diri!

Terbongkar, Begini Cara Korea Selatan Atasi Warganya yang Suka Bunuh Diri!

Effendy Wongso
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Seoul – Terbongkar, begini cara Korea Selatan atasi warganya yang suka bunuh diri! Seperti diketahui, angka kasus bunuh di Korea Selatan sangat tinggi. Contohnya, beberapa bulan lalu ada seorang artis Korea bunuh diri lagi. Artis Korea tesebut diketahui bernama Jo Hana yang merupakan influencer dan pendatang baru di dunia entertainment. Kendati demikian, hingga saat ini belum diketahui secara pasti kapan dan bagaimana artis berusia 23 tahun tersebut mengakhiri hidupnya.

Akan tetapi, yang pasti kematian Jo Hana itu menambah jumlah angka kematian di Korea Selatan akibat bunuh diri.

Atas tingginya angka bunuh diri di Korea Selatan itu, membuat pemerintah di sana harus memutar otak guna menangani kasus bunuh diri ini.

Seperti dilansir dari beautynesia, Sabtu 17 Juli 2021, berikut beberapa cara yang dilakukan pemerintah di Negeri Ginseng guna mengurangi angka kematian akibat bunuh diri.

Memasang Tulisan Penyemangat, Fighting!

Terbongkar, Begini Cara Korea Selatan Atasi Warganya yang Suka Bunuh Diri!
Jembatan Mapo di Korsel. (Istimewa)

Pecinta Kpop atau Kdrama pasti sudah tidak asing lagi dengan Jembatan Mapo. Di balik keindahannya, ternyata jembatan yang melintasi Sungai Han ini sering dijadikan sebagai lokasi bunuh diri loh!

Untuk mengurangi angka kematian akibat bunuh diri ini, pemerintah memasang tulisan penyemangat yang dilengkapi dengan sensor gerak di pagar pembatasnya.

Jadi, setiap ada gerakan di sekitar pagar, lampunya bakalan menyala dan munculah tulisan-tulisan pendek seperti “kami mencintaimu”, “kamu tidak berjalan sendiri, kami bersamamu”, “fighting, bersemangatlah”, “kami semua mencintaimu”, dan masih banyak kalimat motivasi lainnya yang menyala dan muncul melalui tulisan digital di sepanjang pagar pembatas itu.

Menaikkan Tinggi Pagar Pembatas

Rupanya memasang tulisan penyemangat di Jembatan Mapo saja tidak cukup untuk menekan angka bunuh diri di negara asal boyband kondang BTS.  Pemerintah Korea Selatan kembali memutar otak yaitu dengan cara menaikkan tinggi pagar pembatas yang ada di Jembatan Mapo tersebut menjadi 2,5 meter dengan bagian atas yang melengkung.

Tujuannya tidak lain dan tidak bukan adalah untuk mempersulit warganya yang hendak bunuh diri. Dengan demikian, diharapkan siapa tahu orang tersebut berubah pikiran dan tidak jadi bunuh diri.

Memasang Telepon Khusus untuk Bercerita

Terbongkar, Begini Cara Korea Selatan Atasi Warganya yang Suka Bunuh Diri!
Jembatan Mapo di Korsel. (Istimewa)

Salah satu alasan kenapa orang memilih bunuh diri adalah karena ia merasa tidak ada orang yang peduli, bahkan untuk sekadar curhat saja. Untuk itulah, pemerintah Korea Selatan memasang sebuah telepon darurat yang khusus untuk mendengarkan seseorang bercerita di Jembatan Mapo.

Telepon ini dapat digunakan secara gratis dan caranya pun gampang. Orang yang ingin bercerita hanya perlu mengangkat gagang telepon dan menekan tombol hijau. Telepon akan langsung tersambung dengan kantor di mana ada relawan yang siap mendengarkan cerita mereka.

Telepon ini juga bisa digunakan seseorang untuk melaporkan orang yang hendak bunuh diri. Wah, berguna banget, ya!

Nah, itulah beberapa cara yang dilakukan pemerintah Korea Selatan untuk mengurangi angka kematian akibat bunuh diri ini. Jadi yang mau bunuh diri, fighting! Masih banyak orang yang sayang sama kalian, kok!

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.