Terkait Efektivitas Kuliah Daring Mahasiswa Ini Angkat Bicara

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan
Mahasiswa Ini Angkat Bicara mengenai efektivitas Sistem Belajar Online
Abd. Rahim, Mahasiswa UNM

Terkini.id, Makassar – Dalam situasi mewabahnya Covid-19 di tanah air. Sistem pembelajaran mulai dari tingkat Sekolah Dasar sampai jenjang Perguruan Tinggi memberlakukan metode Daring (Dalam Jaringan).

Kuliah daring yang memberlakukan sistem belajar online dimana situasi belajar tidak lagi tatap muka.

Banyak hal yang heboh mengenai Sistem belajar ini mulai dari Peserta didik, Mahasiswa, Guru, Dosen, dan para Tenaga kependidikan, mengenai efektivitas sistem belajar ini.

Hal senada yang memicu Abd. Rahim, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Universitas Negeri Makassar (UNM) angkat bicara (02/04/2020). Menurutnya sistem daring ini adalah alternatif belajar tatap muka ditengah mewabahnya Covid-19.

‘Sistem ini adalah alternatif, sehingga efektivitas yang diharapkan harus setara dengan perkuliahan konvensional pada umumnya, makanya disebut alternatif,” pungkasnya.

Baca juga:

Karena itu pelaksanaannya harus terencana, semua elemen harus dipersiapakan. Mulai dari kesiapan Peserta didik dan Pengajar serta Bahan ajar.

“Kreativitas dosen sangat diperlukan dalam pembelajaran agar kuliah daring ini berjalan dengan efektif, sehingga kita bisa memahami materi yang disampaikan,” tutur Rojak, sapaan akrabnya.

Selain itu, ia juga menaruh harapan kepada segenap Civitas Akademika UNM agar wabah ini bisa segera teratasi dengan memperbanyak doa dan upaya pencegahan untuk memutus rantai penyebaran pandemi Covid-19 ini.

“Semoga bisa teratasi secepatnya. Tetap jaga kesehatan, dan taati himbauan pemerintah, agar pembelajaran dapat berlangsung seperti biasanya, serta bisa bersua kembali bersama teman-teman, dari pada terdesak kuliah Online dikampung dimana jaringan tidak memadai, ditambah lagi masalah kesehatan Mata dan Otak jika HP terus dipegang,” tuntasnya.

Menurutnya, penggunaan alat elektronik seperti Handphone dan Laptop yang berlebihan dalam Pembelajaran,  perlu diwaspadai yang sejatinya berdampak pada kesehatan psikis dan fisik.

Komentar

Rekomendasi

Bain Ham RI Investigasi Laporan Warga Kongkalikong Dipengadilan Negeri Jeneponto

Penyaluran BBM dan LPG Berjalan Lancar Selama Lebaran, Pertamina Apresiasi Masyarakat Sulawesi

LKBH Makassar Dukung Kebijakan New Normal

DPC PKB Kabupaten Bone Minta Pemda Perhatikan Pendidikan Pondok Pesantren Ditengah Wacana New Normal

Peduli Masyarakat Kecil Terdampak Pandemi Covid-19, Lembaga Metamorfosis Bersama Tump Clothing Bagikan Sembako dan Masker

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar