Terkini.id, Makassar – Dalam situasi mewabahnya Covid-19 di tanah air. Sistem pembelajaran mulai dari tingkat Sekolah Dasar sampai jenjang Perguruan Tinggi memberlakukan metode Daring (Dalam Jaringan).
Kuliah daring yang memberlakukan sistem belajar online dimana situasi belajar tidak lagi tatap muka.
Banyak hal yang heboh mengenai Sistem belajar ini mulai dari Peserta didik, Mahasiswa, Guru, Dosen, dan para Tenaga kependidikan, mengenai efektivitas sistem belajar ini.
Hal senada yang memicu Abd. Rahim, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Universitas Negeri Makassar (UNM) angkat bicara (02/04/2020). Menurutnya sistem daring ini adalah alternatif belajar tatap muka ditengah mewabahnya Covid-19.
‘Sistem ini adalah alternatif, sehingga efektivitas yang diharapkan harus setara dengan perkuliahan konvensional pada umumnya, makanya disebut alternatif,” pungkasnya.
- Pengabdian Kepada Masyarakat: UNM Sukses Melaksanakan Pelatihan Budidaya Tanaman Secara Kultur Jaringan di SMKN 3 Takalar
- Buku Bahasa Makassar Karya Prof Kembong Guru Besar FBS UNM, Resmi Diterbitkan Yudhistira
- 107 Mahasiswa Teknik Sipil UNM Ikuti Studi Lapangan ke Tiga Perguruan Tinggi di Jawa
- 127 Pimpinan Prodi UNM Ikuti Workshop Pengembangan Pengukuran CPL
- Menuju Kampus Aman dan Inklusif, UNM Sosialisasikan Seleksi Terbuka Satgas PPKPT
Karena itu pelaksanaannya harus terencana, semua elemen harus dipersiapakan. Mulai dari kesiapan Peserta didik dan Pengajar serta Bahan ajar.
“Kreativitas dosen sangat diperlukan dalam pembelajaran agar kuliah daring ini berjalan dengan efektif, sehingga kita bisa memahami materi yang disampaikan,” tutur Rojak, sapaan akrabnya.
Selain itu, ia juga menaruh harapan kepada segenap Civitas Akademika UNM agar wabah ini bisa segera teratasi dengan memperbanyak doa dan upaya pencegahan untuk memutus rantai penyebaran pandemi Covid-19 ini.
“Semoga bisa teratasi secepatnya. Tetap jaga kesehatan, dan taati himbauan pemerintah, agar pembelajaran dapat berlangsung seperti biasanya, serta bisa bersua kembali bersama teman-teman, dari pada terdesak kuliah Online dikampung dimana jaringan tidak memadai, ditambah lagi masalah kesehatan Mata dan Otak jika HP terus dipegang,” tuntasnya.
Menurutnya, penggunaan alat elektronik seperti Handphone dan Laptop yang berlebihan dalam Pembelajaran, perlu diwaspadai yang sejatinya berdampak pada kesehatan psikis dan fisik.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
