Terkini.id, Makassar – Prodi Pendidikan Antropologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar (UNM) menghelat kegiatan pengabdian masyarakat bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UNM, di Museum La Galigo, Benteng Rotterdam, Rabu 31 Juli 2019.
Kegiatan yang diketuai oleh Prof Dr Andi Ima Kusuma M.Pd dan anggota pelaksana yakni Irwan SPd, MPd dan Andi Caesar To Tandampali MSi itu dihadiri oleh beberapa perwakilan siswa SMA dengan mengusung tema “Sosialisasi Gerakan Nasional Cinta Museum Pada Siswa SMA Se-Kota Makassar”.
Prodi Pendidikan Antropologi Fakultas Ilmu Sosial UNM sebelumnya telah mengadakan MoU dengan dinas pariwisata dan kebudayaan Sulsel dan museum La Galigo bagian daripada dinas tersebut. Serta melibatkan dinas pendidikan dan melibatbatkan guru-guru dan siswa SMA yang ada di Kota Makassar.
“Musem itu adalah garis terdepan untuk melihat peradaban sejarah dan kebudayaan, dimanapun di dunia ini semua bangsa memanfaatkan museum semaksimal mungkin untuk mengangkat citra bangsanya,” ucap Prof Dr Andi Ima Kusuma M.Pd saat ditemui media.
Ia juga menuturkan agar kegiatan yang dilakukannya dapat meningkatkan kunjungan anak sekolah ke museum.
- Diskusi Situasi Global di UNM, Pembicara Soroti Penurunan Kualitas Demokrasi Indonesia
- Pengabdian Kepada Masyarakat: UNM Sukses Melaksanakan Pelatihan Budidaya Tanaman Secara Kultur Jaringan di SMKN 3 Takalar
- Buku Bahasa Makassar Karya Prof Kembong Guru Besar FBS UNM, Resmi Diterbitkan Yudhistira
- 127 Pimpinan Prodi UNM Ikuti Workshop Pengembangan Pengukuran CPL
- Menuju Kampus Aman dan Inklusif, UNM Sosialisasikan Seleksi Terbuka Satgas PPKPT
“Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi motivasi untuk siswa agar berkunjung museum, mengenal dan mencintai museum,” harapnya.
Nurhayati yang juga merupakan guru SMA Negeri Keberbakatan Olahraga sangat mengapresiasi adanya kegiatan yang digelar oleh fakultas ilmu sosial prodi antropologi UNM.
“Kegiatan ini bagus sekali karena melibatkan siswa SMA, sebab dengan hadirinya anak sekolah langsung Ke museum memberikan pelajaran tentang sejarah dan budaya,” tutur Nurhayati.
“Saya harap agar kegiatan ini bisa berlanjut serta kedepannya dapat mengundang siswa yang ada di luar Kota Makassar,” sambungnya.
Sedangkan Andi Muhammad Fhiqri Alif Palaguna yang juga merupakan perwakilan dari sekolah SMA mengukapkan bahwa dirinya sangat senang bisa hadir.
“Saya senang sekali bisa diundang dalam kegiatan ini sebab kami dan teman-teman yang lain bisa belajar langsung ke museum,” ucap Ketua Osis SMA 21 ini.
Citizen Reporter: Darsil Yahya M
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
