Terkini.id, Makaassar – Massa aksi berbagai elemen organisasi kemahasiswaan menggelar aksi unjuk rasa di beberapa titik di kota Makassar yang berpusat di depan kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa 24 September 2019.
Aksi unjuk rasa yang mulai berlangsung pagi hingga malam hari, dari pantauan terkini.id, berkali-kali massa aksi dan aparat kepolisian bentrok.
Di kantor DPRD Sulsel, massa aksi membubarkan diri pasca aparat kepolisian, menembakan gas air mata ke tengah-tengah kerumunan massa.
Hingga terjadi bentrokan antara massa aksi dan aparat kepolisian, akibat dari kejadian tersebut, aparat kepolisian pun menyisir ke berbagai sudut kota.
Bahkan aparat kepolisian juga masuk kedalam masjid, seperti yang terlihat dalam sebuah video yang sudah tersebar luas.
- SMA Unggulan KKSS Bone Rintisan Andi Amran Sulaeman Luncurkan English Foundation Program
- Permintaan Tukar Tambah Toyota Baru Meningkat, Kalla Toyota Trust Bukukan Rekor Penjualan Mobil Bekas pada Juli 2026
- PT TRK Diduga Gunakan Hauling dan Stockpile secara Ilegal, Koalisi Pemerhati Tambang Kolaka Raya Minta Antam Buka Peta IUP
- Curi Handphone Untuk Beli Sabu, Terduga Pelaku Diringkus Tim Pegasus Polres Jeneponto
- Muktamar V Wahdah Islamiyah Hadirkan Bazar Halal dan Muslim Family Expo 2026, Target 12 Ribu Pengunjung
Video tersebut viral, pasalnya memperlihatkan seorang aparat kepolisian, masuk ke masjid menggunakan sepatu dan bahkan menyeret seorang laki-laki.

Tak hanya itu, di dalam video ini, juga terdengar suara perempuan yang histeris ketakutan.
Sementara video yang lain, juga terlihat bagaimana aparat kepolisian, menyeret dan memukuli massa aksi yang berbaju warna hijau di samping Jalan Fly Over, padahal dalam video tersebut seorang massa aksi sudah tidak berdaya.

Aparat kepolisian, juga tidak melihat, di video yang tersebar luas, memperlihatkan seorang wartawan yang tengah menjalankan tugasnya, ia juga ikut diseret dan pukuli. Padahal terlihat wartawan tersebut menggunakan id card.

Dan juga terdengar suara seorang laki-laki, yang berusaha melerai dan menyampaikan ke aparat.
“Pak sudah, itu pers pak, wartwan-wartawan,” teriaknya dalam video itu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
