Terkini.id, Jakarta – Beredarnya video kebakaran Gedung Bappelitbang di Balai Kota Bandung yang menuai sorotan publik, kini Pihak kepolisian berhasil mengamankan terduga pelaku.
Adapun terduga pelaku yang diamankan itu merupakan mandor bangunan yang diduga menjadi penyebab kebakaran gedung Bappelitbang di Balai Kota Bandung, Kota Bandung.
Bersama mandor ini, polisi juga turut mengamankan satu tabung gas tiga kilo gram berikut selang dan peralatan las yang digunakan untuk mengelas bagian atas gedung Bapelitbang.
Dari video yang beredar, terduga pelaku ini mengenakan jaket warna hitam tengah digelandang oleh personel kepolisian berpakaian preman dan polisi dari kesatuan Propam.
Hingga saat ini, terduga pelaku yang belum diketahui identitasnya itu telah dibawa ke Polsek Sumur Bandung.
Sebagaimana diktehui bahwa, diketahui, si jago merah melahap Gedung Bappelitbang, Balai Kota Bandung, pada Senin sekitar pukul 10.00 WIB. Para pekerja terlihat berhamburan keluar dari gedung. Terlebih sejumlah pegawai tengah mengadakan rapat di salah satu gedung tersebut.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.30 WIB pagi, hingga saat ini petugas Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Kebencanaan (Diskar PB) Kota Bandung, masih berjibaku memadamkan api.
Untuk saat ini hingga jumlah korban dan kerugian, belum dapat diidentifikasi. Berdasarkan informasi sementara, api diduga berasal dari pembakaran aspal oleh para pekerja di lantai atap.
Sementara itu mengetahui insden tersebut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan turut prihatin terkait kebakaran yang terjadi di lantai dua Kantor Bappelitbang yang ada di Balai Kota Bandung.
Emil, sapaan akrabnya, ikut mendesain Bandung Planning Galery yang berada tepat di bawah titik kebakaran. Dikutip Terkini.id dari Rmol.id. Selasa, 8 November 2022.
“Saya turut prihatin karena saya turut mendesain Bappelitbang itu, Bandung Planning Galery, saya nggak tahu itu kena atau tidak. Harusnya bawahnya nggak kena karena kan lantainya beton,” ungkap Emil.
Emil mengaku belum mendapat informasi lengkap soal penyebab kebakaran. Namun, kata dia, idealnya tiap bangunan pemerintah sudah mengantongi syarat dan prasyarat yang diaudit oleh Dinas Pemadam Kebakaran.
“Saya tidak bisa berkesimpulan terlalu jauh karena belum ada sebab akibatnya. Yang saya tahu, semua bangunan pemerintah itu sudah ada syarat dan prasyarat karena Damkar mengaudit setiap bangunan dan fungsi. Tapi penyebabnya yang akan menjadi alasan apa yang harus saya sampaikan,” jelasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
