Terkini.id, Makassar – Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Makassar Nunung Dasniar menyebut tiap tahun Pemerintah Kota Makassar mengeluhkan soal tidak produktifnya tenaga honorer, dan mengancam akan memangkas.
Namun, kata Nunung, pemerintah kota tidak pernah serius melakukan perbaikan secara menyeluruh.
“Inikan sudah tiap tahun dikeluhkan, tapi tidak selesai-selesai. BKD harus tegas, jangan karena takut pada orang yang menitipkan honorer itu,” kata Nunung, Selasa, 19 Januari 2021.
Legislator Gerindra itu menilai banyak tenaga honorer yang diangkat karena hubungan keluarga, serta titipan dari para anggota dewan karena menjadi tim saat Pileg.
“Padahal tidak diketahui kompetensinya dan kebutuhan SDM di SKPD terkait,” ungkapnya.
- Tim Pegasus Polres Jeneponto Berhasil Ringkus Residivis Pelaku Curas yang Sebabkan Korban Luka Berat
- Ashabul Kahfi Jabat Plt Ketua PAN Sulsel, Farah Puteri Nahlia Beri Ucapan Selamat
- Tim Wasev TNI AD Tinjau Langsung Dedikasi Satgas TMMD ke-128 Kodim 1425 Jeneponto
- Polres Jeneponto Akan DitindaK Lanjuti Kasus MBG Rumbia, Hasil Lab Jadi Bukti Kuat
- OJK Sulselbar Pacu Akselerasi Akses Keuangan Sektor Kakao di Sulawesi
Kendati begitu, Nunung Dasniar mengapresiasi langkah pemerintah kota untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh.
Menurutnya Pemkot memang harus selektif untuk memutuskan apakah akan memperpanjang kontrak tenaga yang tidak produktif di tahun ini atau tidak.
Sebab, kata dia, tidak sedikit honorer yang hanya tercatat namanya secara administrasi, tetapi orangnya tidak tampak di kantor.
“Honorer yang seperti itu tidak perlu dipertahankan. Putuskan saja kontraknya,” tegas Nunung.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
