Terkini.id, Sidrap – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sidrap melakukan rapid test kepada empat pendatang yang tiba di Kabupaten Sidrap, Jumat kemarin.
Diketahui, para pendatang tersebut datang dari Nunukan dan Malaysia.
Sebelumnya, Gugus Tugas menjemput keempatnya di Pelabuhan Nusantara Parepare.
Adapun rapid test dilakukan di Puskesmas Lawawoi Kecamatan Watangpulu.
Hadir dalam pemeriksaan cepat itu, Kadis Satpol PP dan Damkar, Usman Demma, Camat Watangpulu, Andi Surya Praja Hadiningrat, Kepala Puskesmas Lawowoi, Mansyur Arifin dan Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sidrap, Ishak Kenre.
- Pencegahan 30 Calon TKI Ilegal, Kepala UPT BP2MI: Wujud Kehadiran Negara dalam Melindungi WNI
- TKI Didenda 270 Ribu Dollar Taiwan Gegara Keluar dari Kamar Karantina Selama Satu Menit
- TKW Diduga Disiksa Majikan di Arab Saudi: Tangan Disetrika, Kritis karena Luka di Seluruh Tubuh
- Ratusan TKI dari Malaysia Tiba di Parepare, Wali Kota Ungkap ini
- Ratusan TKI Berlabuh di Parepare, Bagaimana Respon Wali Kota?
Ishak mengungkap hasil rapid test empat pendatang tersebut non reaktif. Meski demikian, mereka tetap diimbau untuk mematuhi protap self monitoring bagi pelaku perjalanan.
“Sambil menunggu 7-10 hari ke depan untuk rapid test kedua,” terangnya.
Lebih jauh Ishak memaparkan, total pendatang yang dipantau terkait Covid-19 sebanyak 4812 orang.
“Alhamdulilah, kerja keras tim, aparat TNI Polri, dukungan Pak Camat, kepala desa dan lurah, 4026 orang sudah selesai dipantau. Yang sementara dipantau, 786 orang, ditambah 4 orang hari ini,” paparnya.
Sebagai informasi, penjempitan dan pelaksanaan rapid rest terhadap pendatang melibatkan personil TNI/ Polri, Dinas Kesehatan, TRC BPBD, Dinas SATPOL PP & Damkar dan Dinas Perhubungan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
