Tidak Puas dengan Jawaban, Mahasiswa Pasca UIT Menuntut dan Menagih Janji

Tidak Puas dengan Jawaban, Mahasiswa Pasca UIT Menuntut dan Menagih Janji

Khalil Nurul Islam
Redaksi

Tim Redaksi

terkini.id,Makassar- Tidak puas dengan jawaban Rektor dan Wr 2 Mahasiswa Pasca UIT menuntut turunkan Rektor dan tagih janji Anggota DPR RI belangko kuliah gratis. 

Senin 15 Februari 2021 berlangsung pertemuan antara perwakilan mahasiswa Pasca dengan pihak kampus UIT.

Pertemuan itu belum menemukan kata sepakat
Wakil Rektor 2 mengungkapkan sejak berdirinya pasca sejak 2007 sudah ada yang namanya dana partisipasi, kemudian di 2019 dibuat aturan untuk menertibkan semua dari program studi, kenapa dibuat aturan karena banyaknya mahasiswa yang tertipu oleh pengurus yang menawarkan jasa pengurusan. Dimana  pengurus tersebut bukan dibawah kendali kampus dan harus disadari UIT murni adalah universitas swasta bukan swasta subsidi.

Menurut Ramli Usman, salah satu mahasiswa yang menggugat  “Kami menolak biaya partisipasi karena dari semester awal kami kuliah memang memilih kelas reguler dan jika di semester 3 dijadikan mahasiswa kelas eksitensi dan harus membayar biaya partisipasi kami menolak karena kami bukan kelas kerja. Karena tujuan pembayaran partisipasi itu untuk kelas kerja bukan untuk kelas reguler yang dijebak ketika semester 3 jadi kelas kerja untuk bayar.

Warek 2 juga mengungkapkan terkait dengan blangko beasiswa dari pendiri UIT juga tetap kita hormati namun harus digarisbawahi bukan berarti gratis 100 persen.

Baca Juga

Lalu pihak mahasiswa pun mempertanyakan jika memang dulunya dana partisipasi sudah ada lalu kemana Ibu sebagai warek 2 mengkoordinasikan kepada direktur, prodi dan dari awal kami sudah pertanyakan adakah biaya partisipasi dan dijawab itu untuk kelas kerja dan kami adalah kelas reguler mengapa baru semester 3 ini di saat kami sudah mau selesai baru disampaikan dan jika tidak mau bayar harus keluar jadi seakan kami dijebak agar yang menerima beasiswa gratis kuliah tapi nyatanya di wajibkan membayar biaya partisipasi yang bukan kewajiban kami.

Di akhir pertemuan kami meminta dan menuntut Wr 2 dan Rektor bahwa aspirasi kami menolak biaya partisipasi karena kami bukan kelas kerja dan jika kami tetap di bebankan biaya partisipasi maka kami akan melakukan aksi turunkan Rektor dan Wr 2 karena tidak mampu memperjuangkan aspirasi dan hak kami sebagai Mahasiswa ungkap Ramli Usman.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.