Terkini.id – Hingga saat ini, Elon Musk adalah orang terkaya di dunia. Elon bahkan meninggalkan Jeff Bezos sang pendiri Amazon semakin jauh.
Daftar terkini Bloomberg Billionaires Index, harta Elon Musk saat ini adalah USD287 miliar atau lebih dari Rp4.000 triliun. Setahun terakhir ini, kekayaan pria kelahiran Afrika Selatan itu sudah bertambah sebesar USD117 miliar.
Seperti dikutip terkini.id dari detikINET, Kamis, 28 Oktober 2021, Jeff Bezos berada di posisi kedua dengan USD196 miliar, terpaut semakin jauh. Bahkan selisih keduanya hampir mencapai USD100 miliar.
Jadi apa yang membuat Elon Musk semakin tajir? Jawabannya adalah harga saham perusahaan mobil listrik Tesla yang terus melonjak. Saham Tesla naik 12,7 persen terkait kabar bahwa perusahaan penyewaan mobil Hertz memesan 100 ribu mobil besutan mereka.
Kabar itu membuat kekayaan Elon Musk naik sekitar USD36 miliar dalam sehari, yang merupakan lonjakan tertinggi dalam sejarah Bloomberg Billionaires Index. Bukan tidak mungkin Elon Musk segera tembus kekayaan USD300 miliar dan jadi sosok pertama yang meraihnya.
- Kemenkes dan Starlink akan Sediakan Akses Internet di Puskesmas Terpencil dan Terluar
- Menkes Temui Elon Musk untuk Bangun Akses Internet di Puskesmas Terpencil
- Elon Musk Pecat Engineer Twitter Usai Jangkauan Akun Twitternya Turun
- Elon Musk Siap Uji Coba Pasang Perangkat Neuralink ke Otak Manusia, Bisa Sembuhkan Orang Lumpuh?
- Elon Musk Sebut Twitter Akan Enkripsi DM dan Tambahkan Fitur Panggilan Video
Sebelumnya dalam ramalan terbaru, dia nantinya bisa saja menjadi triliuner pertama di dunia. Triliuner di sini tentunya dalam hitungan mata uang dolar Amerika Serikat atau tembus USD1.000 miliar.
Pada saat ini, kekayaan Elon memang banyak disumbangkan oleh perusahaan mobil listrik Tesla yang ia pimpin. Namun di masa depan, perusahaannya yang lain yaitu SpaceX bisa jadi akan memberikan lebih banyak uang seiring melesatnya bisnis luar angkasa.
SpaceX saat ini bisa dikatakan tanpa saingan berat dan terus menelurkan inovasi. “Perusahaan yang didirikan tahun 2002 ini menantang segala kemungkinan dalam hal roket, perangkat peluncuran dan infrastruktur pendukung,” sebut analis Morgan Stanley, Adam Jonas.
“Lebih dari satu klien memberitahu kami bahwa jika Elon Musk menjadi triliuner pertama, itu bukan karena Tesla. Lainnya telah mengatakan bahwa SpaceX mungkin pada akhirnya nanti akan menjadi perusahaan yang nilainya paling tinggi sejagat di seluruh industri,” tambah dia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
